Mahasiswa KPM Melakakukan Program Penghijaun

            Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) atau istilah lamanya yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe tahun akademik 2010-2011 untuk Kecamatan Matang Kuli melaksanakan program Village Visiting Service (VVS) sebagai bahagian dari program-program lainnya yang sudah dijalankan semenjak ditempatkan di lokasi KPM pada tanggal 3 Mei 2011.
            Village Visiting Service (VVS) merupakan program layanan kunjungan ke gampong-gampong KPM di seputaran kecamatan matang kuli. Untuk angakatan KPM ke 9 kali ini, ada 8 desa yang ditempatkan di matang kuli dimana dalam setiap desa ada 8 orang mahasiswa KPM.
            Sebagai wujud kepedulian Mahasiswa terhadap lingkungan, maka dalam program Village Visiting Service (VVS) dimasukkan kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon (go green) di desa-desa KPM yaitu desa Tanjong Haji Muda, Tanjong Babah Krueng, Aron Pirak, Teungoh Seuleumak, Seureuwek, Matang Mee, Kunyet Mulee, dan Rayeuk Glang Glong.
            Selama ini kecamatan matang kuli merupaka “langganan” banjir setiap tahunnya, terutama didesan-desa ditempatkan mahasiswa KPM tersebut. Bahkan menurut keterangan sekretaris desa (sekdes) tanjong haji muda, tidak kurang dari 5 (lima) kali banjir terjadi di desa mereka, bahkan banjir tersebut datang tidak hanya pada musim hujan, pada saat kemaraupun sering terjadi banjir apabila hujan satu hari saja.
 Implikasi dari bencana alam ini antara lain gagalnya panen padi setiap banjir tiba, apalagi kalau banjir terjadi pada saat padi siap untuk dipanen. Kemudian matinya binatang peliharaan masyarakat seperti (ayam, kambing, bahkan lembu). Tanaman dan tumbuhan di perkebunan juga menjadi bahagian dari resiko banjir.
Karenanya program penghijauan yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa KPM STAIN angkatan ke-9 ini merupakan tindakan yang berguna dan berkontribusi positif untuk masyarakat dan alam sekitar. Dengan dukungan muspika setempat dan kerjasama dengan dinas kehutanan Kabupaten Aceh utara, program penghijaun ini bisa terlaksana dengan penanaman pohon pertama dilakukan oleh Camat Matang Kuli di desa tanjong haji muda.
Disamping itu, dalam Village Visiting Service (VVS)juga diadakan program gotong royong massal antara masyarakat dan mahasiswa KPM yang berjumlah 64 orang serta silaturrahmi antara sesame anggota KPM dan tokoh masyarakat serta masyarakat sipil lainnya. Sebelumnya pada tangal 20-21 Mei 2011, Mahasiswa-mahasiswa di 8 desa tersebut juga melakukan gotong royong massal di kantor kecamatan, polsek, koramil, dan mejid al-khalifah Ibrahim matang kuli.
Adapun tujuan dari program Village Visiting Service (VVS) yaitu:
1.         Meningkatkan kesadaran Mahasiswa KPM dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
2.         Sebagai upaya untuk mengurangi resiko dari dampak pemanasan global (global warming).
3.         Mengeratkan ikatan emosional dan kekeluaragaan baik sesama anggota KPM, antara pejabat di kecamatan maupun dengan perangkat dan masyarakat gampong yang dikunjungi.
4.                  Untuk menjalin dan membina simbiosis mutualisme yang baik terutama antara mahasiswa KPM dan pemangku jabatan di kecamatan matangkuli
Rencananya, di penghujung program KPM nantinya, Mahasiswa-mahasiswa yang diembankan untuk mengembankan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan tersebut akan melaksanakan event Musabaqah Tillawatil Qur’an untuk tingkat kecamatan. Cabang-cabang yang diperlombakan antaranya Tilawah, Fahmil Qur’an, Hafal Ayat Pendek, Azan, Khutbah Jum’at dan Pidato Bahasa Inggris. Untuk itu, kita berharap kerjasama yang baik antara masyarakat, tokoh pemuda, terutama para pejabat di kantor kecamatan untuk sama-sama mendukung acara MTQ tersebut nantinya. Amin.
Salam,
Muhammad Adam
(Camat KPM STAIN Malikussaleh Kecamatan Matang Kuli)
Dibawah ini adalah berita penghijaun yang dimuat di Koran Harian Serambi Indonesia Edisi, 24 Mei 2011 tentang program Penghijaun tersebut.
Tue, May 24th 2011, 09:49
613 Mahasiswa Unimal Ikut KKN
Sumber : Serambi Indonesia (serambinews.com) edisi Selasa 24 Mei 2011
LHOKSUKON – Sebanyak 613 mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Mahasiswa itu dilepas Rektor Unimal, Apridar SE MSi di Kampus Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (23/5).

Rektor dalam sambutannya meminta mahasiswa yang melakukan KKN tahun ini dapat menciptakan kondisi kampus yang hijau. Karena, selama ini kampus terlihat gersang. “Konsep penghijauan kampus ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Aceh, yang kita adopsi dari program Dikti pusat,” kata Rektor di hadapan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan (DPL).

Karena itu, Apridar meminta supaya mahasiswa benar melaksanakan program KKN tersebut dengan sungguh-sungguh. “Konsep Green Campus ini bagian agenda program dunia Internasional. Karena itu kita berharap mahasiswa dapat membawa dampak positif bagi kampus,” harap Rektor.

Sementara itu puluhan mahasiswa STAIN Malikussaleh Lhokseumawe yang melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) juga melakukan program penghijauan di sejumlah desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. “Tujuanya selain untuk mengurangi resiko dari dampak pemanasan global juga untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan” ungkap Muhammad Adam, mahasiswa setempat.(c37)