Informasi Beasiswa LPSDM Aceh Tahun 2014 plus Catatan Reflektif

 
Kegiatan Belajar English by Nature-Plus Institute

Kegiatan Belajar English by Nature-Plus Institute

Note >>>

 
Beasiswa dari Pemerintah Aceh yang dikelola oleh Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Provinsi Aceh adalah beasiswa rutin yang disediakan oleh Pemerintah Aceh sebagai salah satu upaya untuk memajukan Aceh dan Indonesia pada umumnya. Beasiswa ini sudah berlangsung semenjak tahun 2005.  Saya yakin sistem pengelolaan beasiswa untuk mencerdaskan aneuk nanggroe ini terus membaik seiring dengan pembenan manajemen LPSDM.
Untuk persyaratannya tahun ini lebih ketat-terutama dari segi kemampuan bahasa. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masyarakat Aceh yang ingin mendaftar tahun ini harus yang sudah siap untuk melanjutkan study, artinya kalau lulus seleksi-yang bersangkutan tidak harus dikarantina untuk menempa kemampuan bahasa Asing (Inggin dan Arab). Asusmsi Saya LPSDM memiliki dua pertimbangan kenapa LPSDM tidak memfasilitas program Pembakalan bahasa dalam waktu yang lama seperti biasanya; [1] LSPDM tidak punya dana [2] LPSDM hanya ingin menyeleksi orang-orang yang sudah bermasalah lagi dari segi bahasa.
Apapun pertimbangan pihak Pemerintah Aceh, Saya yakin beasiswa untuk mencerdaskan aneuk nanggroe ini akan terus semakin kompetitif seiring waktu. Untuk itu, jika anda punya keinginan atau impian untuk melanjutkan study, terutama ke Luar Negeri, jalan satu-satunya adalah mempersiapkan diri anda, terutama mempesiapkan kemampuan bahasa asing, khususnya Arab dan Inggris. Kalau anda hanya ‘panas’ dan ‘sibuk’ ketika beasiswa itu diumumkan dan setelah itu semangat anda menghilang seiring angin menghembus, Saya takut keinginan untuk study hanya ada di dalam pikiran anda dan hanya impian yang membuat anda terus menderita, bukan malah membuat anda termotivasi untuk belajar.
Karena proses pembentukan kemampuan Bahasa membutuhkan waktu, yakinlah tidak ada lembaga atau orang di manapun yang bisa men sin-sa-la-bin otak anda dari Big Zero dan mahir ber cas cis cus dalam 2 atau 3 minggu. It takes time and process- you have to sacrifice both time and materials. Kalau anda sudah memiliki kemampuan bahasa yang sudah siap untuk melanjutkan study-saya yakin hanya masalah waktu, anda akan memegang tiket dan berangkat. Intinya, sekarang anda mau bergerak dan memulai melakukan sesuatu yang bisa mendekatkan diri anda dengan mimpi anda atau tetap duduk di warung kupi dan menceritakan impian-impian anda kepada orang-orang. Sudah cukup orang-orang menanam padi atau cabe di warung kopi, jangan anda tambahkan lagi dengan menanam cita-cita kuliah di luar negeri.
Terakhir, buat kawan-kawan yang tinggal di seputaran Aceh Utara dan Lhokseumawe, kalau anda punya keinginan untuk belajar Bahasa Inggris baik TOEFL (Test of English as Foreing Language) maupun General English, Plus Institute menyediakan layanannya. Plus Institute adalah lembaga kursus bahasa Inggris rintisan Saya bersama kawan-kawan yang melihat bahwa menguasai bahasa Asing (Bahasa Inggris) tidak hanya sekedar ‘sunnah’ tetapi kami melihatnya sesuatu yang wajib-it is a must- kalau anda ingin berkompetisi memperebutkan beasiswa atau study di luar Negeri, tentu tidak terbatas untuk kerja. 
Kalau anda tertarik, silakan datang langsung ke Plus Institute Lhokseumawe dengan alamat:

Rahmania Foundation-SEPAKAT Training Center

Blang Panyang-Muara Satu, Lhokseumawe

(Sekitar 200 M dari SPBU Blang Panyang dari Lhokseumawe)
Call/SMS ke : 0823-6758-3491 (Ms. Cut Erni)

                          0852-6024-3140 (Sir Bahrul Walidin)

So…silakan anda pikirkan ulang, kalau anda menganggap postingan ini hanya sekedar promosi, maka abaikan saja. Tapi Saya yakin satu hal bahwa SIAPA yang MENANAM, DIA lah yang MEMETIK. Kalau anda tidak tanam tapi anda memetiknya, itu namanya MENCURI.he…*Peace Man*.
Yakinlah, tidak ada usaha baik itu yang rugi,  apalagi sia-sia. Anda belajar bahasa Inggris, mengorbankan waktu dan uang, maka itu adalah investasi untuk masa depan anda. Mewujudkan harapan butuh usaha dan pengorbanan serta strategi.  Tahun ini anda berkorban, fokus belajar belajar, mempersiapkan kemampuan Bahasa sambil mencari informasi tentang Negara, Universitas, Jurusan dan informasi-informasi sejenisnya—tahun depan anda mendaftar dengan kemampuan nilai IELTS 6.5 atau TOEFL 550 di tangan. Pada saat itulah anda akan merasakan kenikmatan dan investasi anda akan terbayar. Tapi, kalau tahun ini anda membaca Informasi beasiwa ini, anda mengeluh tidak bisa mendaftar karena tidak punya sertifikat TOEFL atau IELTS, Saya yakin tahun lalu anda juga melakukan hal yang sama, dan yakinlah tahun-tahun ke depan, anda juga akan menderita dan mengeluh hal yang sama. Tidak berbeda.
 
Selamat berjuang bagi yang ingin bergerak dan selamat mengeluh untuk anda yang duduk menunggu.
 
Salam Hangat,
-Adam-
AAS/ADS Awardee 2014/15
Salah Satu Event Plus Institute 'Dream to Study Abroad'.

Salah Satu Event Plus Institute ‘Dream to Study Abroad’.

****

Ini adalah Informasi Beasiwa LPSDM Tahun 2014.

Pemerintah Aceh melalui Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh kembali membuka kesempatan kepada putra-putri Aceh untuk memperoleh beasiswa melanjutkan pendidikan S2 dan S3 ke 21 negara.

Cuma, beasiswa ini hanya bagi mereka yang sudah memiliki bukti kemampuan berbahasa Inggris, maupun bahasa Arab (khusus untuk negara-negara Timur Tengah) dengan skor sesuai dengan negara tujuan yang dipilih, di samping telah memiliki unconditional Letter of Acceptance (surat penerimaan dari kampus) pada tahun 2014.

Informasi itu disampaikan Wakil Koordinator LPSDM Aceh, Dr Suraiya IT MA kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (22/8) sore, menyusul dipublikasinya secara resmi info tentang penawaran beasiswa itu melalui laman LPSDM, kemarin siang. Adapun bukti kemampuan berbahasa asing yang dibutuhkan untuk bisa lulus dalam seleksi calon penerima beasiswa ini, kata Suraiya, adalah 550 (TOEFL) ITP, 6.5 (IELTS), dan 80 (IBT).

Suraiya mengingatkan, permohonan dibatasi hanya untuk satu negara tujuan. Pemohon diharuskan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang diadakan LPSDM dan perguruan tinggi penyelenggara atau pihak yang ditunjuk LPSDM.

Beasiswa yang disediakan kali ini, kata Suraiya, antara lain untuk bidang-bidang yang diprioritaskan, sesuai dengan kebutuhan Aceh. Misalnya, kajian Islam, perbandingan agama, ekonomi, sains, kesehatan, kebijakan publik, teknik, pendidikan, bisnis, kehutanan linguistik (English), perkapalan, navigasi, ilmu sosial, politik, arkeologi, teknik, dan pariwisata.

Adapun negara-negara tujuan untuk melanjutkan studi S2 dan S3 yang ditawarkan LPSDM tahun ini adalah Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, Netherland, Spanyol, Rusia, Swedia, Turki, Qatar, Mesir, Sudan, Tunisia, Maroko, Yordania, Jepang, Taiwan, Thailand, Australia, Malaysia, dan Selandia Baru.

 

Sumber: Serambi Indonesia

Informasi lebih lanjut, silakan berkunjung ke lama LPSDM atau Klik di SINI

Untuk LPSDM Aceh; Syarat TOEFL terlalu Tinggi

Ini adalah Kritikan Konstruktif Saya untuk Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh (LPSDM). Saran ini saya tuliskan dan dipublikasi di Harian Serambi Indonesia pada saat LPSDM sedang membuka pendaftaran beasiswa tahun 2013.

***

Sumber Gambar : http://billwalker.com

SEBELUMNYA, kami bersyukur kepada Allah dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang sudah melanjutkan kembali program beasiswa-yang sempat cooling down beberapa waktu. Selanjutnya, kita juga sangat mengapresiasi kerja keras Pemda, terutama LPSDM yang telah menjajaki kerja sama dengan banyak perguruan tinggi di luar negeri. Tahun ini, misalnya, khusus untuk Beasiswa S1 yang diselenggarakan melalui kerja sama antara Pemda dan Georgetown University School of Foreign Service, persyaratan kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan Skor TOEFL minimal 525, menurut saya kurang tepat. Angka ini terlalu tinggi, jangankan bagi para siswa, para pengajar sekalipun belum tentu mampu meraih skor TOEFL setinggi itu.

Saya paham bahwa kuliah di luar negeri membutuhkan kemampuan bahasa asing (Bahasa Inggris, dll) sesuai standar perguruan tinggi tersebut. Seharusnya untuk tahap seleksi administrasi, mungkin cukup di bawah 450. Setelah lulus, selanjutnya LPSDM menempa mereka dengan pelatihan intensif supaya bisa memenuhi kualifikasi bahasa yang diakui dunia international.

Dengan menetapkan syarat TOEFL <450, Saya yakin akan lebih banyak anak-anak Aceh yang bisa mendaftar beasiswa tersebut. Kalau tidak, tujuan pemerataan kesempatan seperti yang diharapakan hanya bersifat semu alias lips service saja. Karena faktanya, memang hanya sedikit anak di usia SMA memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang bagus.

Untuk itu, hemat saya, kalau tujuannya untuk pemerataan kesempatan dan peningkatan SDM, jika pun tahun ini tidak bisa diubah lagi, maka ada baiknya untuk kesempatan beasiswa yang akan datang. Saya yakin bahwa peran LPSDM melalui program beasiswa akan menentukan wajah Aceh 20-30 tahun yang akan datang. Semoga!

Muhammad Adam
Guru Terpencil di Aceh Utara
Email: adamyca@gmail.com

Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi (Tanpa TOEFL/IELTS)

Hallo Para Scholarship Hunters!!!

Saya yakin ada banyak di antara kawan-kawan yang ingin melanjutkan kuliah Master atau Doktor melalui program beasiswa. Untuk saat ini, ada puluhan beasiswa yang menawarkan berbagai bentuk bantuan, ada yang bersifat full atau sebagian dananya yang dicover. Ada beasiswa khusus untuk penduduk Indonesia, ada juga yang harus berkompetisi secara international. Fundingnya pun berasal dari berbagai sumber, ada yang sifatnya pemerintah daerah, pemerintah nasional, dan umumnya dari Luar Negeri baik dari pemerintahnya maupun dari Universitasnya.

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) adalah salah satu yang paling diburu oleh masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan study. Menurut saya, beasiswa yang didanai pemerintah Indonesia, salah satu yang paling ‘mewah’ ya LPDP. Masalahnya kemudian adalah terkendala pada kemampuan bahasa asing, terutama Bahasa Inggris yang masih terbatas bagi kebanyakan pencari beasiswa seperti nilai Test of English as Foreign Language (TOEFL) atau The International English Language Testing System (IELTS).

Thank to almighty God, LPDP menyadari tidak sedikit penduduk Indonesia yang memiliki keterbatasan sehingga tidak punya kesempatan yang sama dalam belajar Bahasa Asing/Inggris. Karena itu LPDP membuka program beasiswa Afirmasi yaitu jalur untuk mendaftar beasiswa tanpa harus ada nilai TOEFL/IELTS di muka. Artinya tidak seperti beasiswa-beasiswa pada umumnya, anda bisa mendaftar beasiswa ini tanpa harus mengantongi nilai TOEFL/IELTS terlebih dahulu. Karena syarat TOEFL/IELTS bersifat optional-bukan wajib. Meskipun diakui memang, kalau anda punya nilai TOEFL/IELTS akan lebih besar membuka peluangnya atau anda bisa mencoba beasiswa lainnya. Menurut saya, semangat dari dibukanya jalur ini adalah salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah untuk memberikan kesempatan yang sama kepada mereka yang berasal dari daerah (3T) untuk mengakses program beasiswa pemerintah.

Nah secara singkat, beasiswa LPDP Jalur Afirmasi diberikan kepada masyarakat Indonesia yang berasal dari 3T yaitu Terdepan, Terdalam, dan Terpencil. Ada banyak daerah di Indonesia yang masuk dalam katagori 3T. LPDP menggunakan data 3T yang dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). Syarat utama untuk mendapat kemudahan mendaftar beasiswa tanpa ada nilai TOEFL ini, anda harus termasuk dalam salah satu daerah tersebut.

Lembaga-Pengelola-Dana-Pendidikan-LPDP-DEPKEU

Pada gak sabaran ni nampaknya??? Oke oke oke…di bawah ini, Saya sertakan beberapa data penting terkait beasiswa ini yaitu:

  1. Daftar Daerah yang termasuk 3T
  2. Syarat Mendaftar Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi
  3. Daftar Universitas yang bekerjasama dengan LPDP
  4. Formulir Pendaftaran Beasiswa LPDP Jalur Afirmasi

Dokumen ini saya dapatkan dari salah seorang kawan saya penerima beasiswa LPDP. Menurut keterangan dia, informasi tentang beasiswa Jalur Afirmasi ini belum diketahui banyak oleh publik. Awalnya saya berpikir hanya posting informasinya di wall facebook saya, dan bagi yang berminat akan Saya kirimkan via email. Tapi karena peminatnya lumayan banyak, hampir mencapai angka 200 dalam 2 hari (termasuk yang inbox atau mengontak saya langsung via HP). Ternyata apa yang kawan saya katakan itu benar–informasi ini belum tersebar luaskan.

Di samping alasan efektifitas dan efesiensi, supaya lebih banyak orang mengakses informasi ini, karenanya saya posting di blog ini. Harapannya akan semakin banyak orang yang membaca dan mengetahu informasi ini.

Silakan anda click dan download. Kalau ada yang mau didiskusikan baik seputar beasiswa ini atau beasiswa2 lainnya, monggo!!!Senang kalau bisa berbagi. You can contact me via:

@plusinstitute | BB : 2A09615C  | WA : 085260251666

Semoga bermanfaat!!!

–Adam–

AAS Awardee 2013-14 | MEP Australia 2012 | IELSP Ohio University, USA 2010

Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh

Bagi yang lulus SMU/K Tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh, yaitu:
Photo from imtelkom.ac.id
1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website www.depkumham.go.id

2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, website www.aka.ac.id

3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id

4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atau www.ecpns.kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.

6. Akmil – Akademi Militer RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.akmil.go.id

7. Akpol – Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.penerimaanpolri.go.id

8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang, website www.amg.ac.id

9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur, website www.stis.ac.id

10. Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, website www.stan.ac.id

11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id Lokasi kuliah di Yogyakarta

13. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id

14. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung, website www.lan.go.id.

15. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, website www.stmi.ac.id

16. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung, website www.stp-bandung.ac.id

17. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang, website www.stpicurug.ac.id

18. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, website www.stp.dkp.go.id.

19. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, website www.stpn.ac.id

20. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, website www.stsn-nci.ac.id

21. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung, website www.stttekstil.ac.id

22. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat, website www.sttd.wetpaint.com.

23. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung, website www.stks.ac.id

24. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online di www.stis.ac.id . Lokasi kuliah Jakarta

25. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.bkd.prov.go.id

26. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta

27. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor

Sumber: Informasi Beasiswa S1 S2 S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri ·

Scholarship: Beasiswa PRESTASI 2013

USAID dan IIEF kembali membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk belajar ke Amerika melalui beasiswa PRESTASI (Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts).
Photo dari blog.dilipoakacademy.com


Syarat Umum (General Requirements) Mendaftar beasiswa PRESTASI adalah:

  • Indonesian citizen
  • U.S. government employee/USAID contractor staff or employee where salary is directly paid by U.S. government is ineligible to apply
  • Available for a minimum of 10 (ten) years of employment prior to retirement upon completion of study
  • Evidence of English ability in the form of either ITP TOEFL® score of 450 or IBT TOEFL® score of 45 or IELTS score of 5.0
  • Hold a bachelor degree or equal, with minimum GPA of 2.75 (scale 4.0)
  • Have a strong commitment to return Indonesia upon graduation
  • Currently not receiving scholarship from other institution
  • No prior master degree
  • Minimum two (2) years working experience in the same field with the proposed of study

Adapun Dokumen (Required Documents) yang perlu dipersiapkan yaitu:

  • Completed and signed application form
  • Certified undergraduate certificate and academic transcripts
  • Recent photograph (4×6, B/W or color)
  • Recent curriculum vitae (in English)
  • Copy of valid national ID Card (KTP or Passport)
  • Valid TOEFL® ITP or TOEFL® IBT or IELTSscores result
  • Original Reference Letters, in sealed envelopes (3 Letters)
  • Letter of Approval from Personnel Office of Applicant’s working institution

Sedangkan Jurusan-Jurusan (Field of Study) yang ditawarkan yaitu:

  • Education:
  • Health
  • Environment
  • Economic Growth
  • Democratic and Governance

Untuk Informasi lebih lanjut dan Formulirnya dapat anda unduh di SINI

SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERHASIL!!!AMIN

Repost # Berburu Beasiswa Harvard University

Harvard University adalah salah satu institusi pendidikan dan penelitian terkemuka di dunia. Didirikan pada 1636, Harvard adalah institusi pendidikan tinggi tertua di Amerika Serikat yang menerima pelajar dari seluruh dunia.

John Harvard Statue

Harvard telah menjadi tujuan studi para pelajar internasional dengan kesempatan untuk berpartisipasi pada lingkup aktivitas yang begitu luas. Harvard University membaktikan dirinya dalam pengajaran dan pembelajaran serta riset dan pengembangan jiwa kepemimpinan di berbagai disiplin ilmu untuk membuat perubahan di dunia.

Kampus Ivy League ini menawarkan beragam kelompok bidang studi. Berbagai program studi yang ditawarkan Harvard di antaranya Bisnis, Ilmu Sains dan Seni, Desain, Ilmu Pendidikan, Ilmu Hukum, Ilmu Kedokteran, Ilmu Kedokteran Gigi, Ilmu Teknik dan Teknik Terapan, serta Kesehatan Publik.

Para mahasiswa Harvard berasal dari berbagai latar belakang demografi, ekonomi, dan budaya. Bidang-bidang studi yang ditawarkan Harvard tersebut dapat diambil para mahasiswa untuk jenjang sarjana hingga pascasarjana. Harvard College, misalnya, menawarkan pendidikan jenjang sarjana, master, doktoral, dan kuliah musim panas. Semua level pendidikan ini ditawarkan bagi para mahasiswa  asli AS maupun pelajar internasional.

Tidak hanya menawarkan varian program studi yang cukup luas, Harvard juga mempunyai beragam program beasiswa yang secara spesifik dirancang untuk kebutuhan tiap mahasiswanya. Seperti dilansir Scholarship Posotions, Selasa (18/12/2012), program-program beasiswa tersebut dapat dilamar tidak hanya oleh mahasiswa AS tetapi juga para pelajar internasional. Pihak kampus pun mendorong para mahasiswanya untuk mencari tahu beragam bantuan finansial yang bisa mereka dapatkan di masing-masing fakultas.

Program-program beasiswa yang ditawarkan di Harvard adalah:

– Dean’s and Kennedy Fellowships
– Presidential Scholarships and Public Service Fellowships
– Yellow Ribbon Program
– Harvard Kennedy School Fellowships and Scholarships
– Abu Dhabi Leadership Graduate Public Service Fellowship
– Aida Kayali International Public Service Fellowship
– African Student Scholarship
– Albert Carnesale Fellowship
– Amanter Graduate Fellowship
– Ancora Foundation Graduate Fellowship
– Andronico Luksic Craig Fellowship (untuk mahasiswa Chile)
– Annette Kade Fellowship
– Bashir Al-Haffar Public Service Fellowship
– David M. Rubenstein Fellowship
– Derwin Pereira Graduate Fellowship
– DS Foundation Public Service Fellowship
– Edith M. Stokey Fellowship
– Empedocle Maffia Fellowship
– Ferenc A. Vali Memorial Scholarship
– Gundle South African Public Service Fellowship
– Henry Hubschman Fellowship
– John and Marilyn Keane Graduate Fellowship
– John Kenneth Galbraith Fellowship
– Kistefos Public Service Fellowship
– Lamont Graduate Fellowship
– Latifa Kosta Graduate Fellowship
– Mark Schwartz Graduate Fellowship
– Mary and David Boies Fellowship
– Minnie Osmena Scholarship Scholarship
– Mona Hammami Graduate Fellowship
– Palestine Monetary Authority Graduate Public Service Fellowship
– Pforzheimer Foundation Nonprofit Fellowship
– Princess Banderi Al-Faisal Fellowship
– Rausing Public Service Fellowship for Barbados
– Robert Woods Memorial Scholarship
– Schlosstein-Hartley Graduate Fellowship
– Scott and Isabelle Black Fellowship
– Sheikh Abdulaziz A. Al-Tuwaijiri Public Service Fellowship
– Sheikh Suhaim bin Hamad Al Thani Fellowship
– Tamer Fellowship
– Thomas Barry Fellowship
– Thomas J. Healey Fellowship
– HKS Research Center Funding Resources Belfer IGA (BIGA) Student Fellowships
– Belfer Center for Science & International Affairs – Roy Family Fellowship
– Carr Center Human Rights Scholarship
– Center for Public Leadership — George Fellowship
– Center for Public Leadership — The Gleitsman Leadership Fellowship
– Hauser Center for Nonprofit Organizations — Fellowships
– Institute of Politics Alumni Scholarship
– Mossavar-Rahmani Center for Business and Government Fellowships
– Program for Criminal Justice Policy and Management Fellowship
– Roy and Lila Ash Center for Democratic Governance and Innovation – Fellowship in Democracy
Roy and Lila Ash Center for Democratic Governance and Innovation – HKS Indonesia Program Fellowship
– Shorenstein Center Scholarship in Media and Politics
– Taubman Center Fellowship
– Harvard Kennedy School Affiliated Fellowships
– Andronico Luksic Abaroa Fellowship (untuk mahasiswa Kroasia)
– Harvard South Africa Fellowship Program
– IIPP Fellowship
– McCloy German Scholars Program

Sumber: Okezone Kampus.com

Scholarship: Australia-Indonesia Young Muslim Leaders Exchange Program (MEP)

 THE MOST WANTED SCHOLARSHIP IS COMING BACK!!!
Photo di Opera House Sydney, June 2012. MEP 2012.
The Australia – Indonesia Young Muslim Leaders Exchange Program (MEP) began in 2002 with the aim of building links between Muslim communities in both countries and promoting greater understanding and recognition of religion and its role in each society.

Funded by the Australian Government and run through the Australia-Indonesia Institute (AII), it was decided in 2005 to establish this program as one of the AII’s flagship programs. So far, 42 Australians and 112 Indonesians have participated in the program.

The program involves visits of several weeks duration to Australia by groups of young Indonesian Muslim community leaders (such as writers, bureaucrats, academics and workers in non-governmental organisations and religious bodies), and visits to Indonesia by their Australian counterparts. The focus is on building a greater understanding for Australians of the nature of mainstream Islam in Indonesia and, for Indonesians, a greater awareness of Australia’s multicultural society.

Candidates are interviewed and selected by an independent selection panel based on their extensive networks and capacity to act as ambassadors and participate in interfaith dialogue.

Requirements for Indonesian participants:

  1. Applicants (male/female) must be under 40 years of age.
  2. Demonstrated fluency in English through TOEFL (international or institutional standard) with minimum score of 450.
  3. Completion of the Application Form (available on both Paramadina University www.paramadina.ac.id / and Australian Embassy’s websites www.indonesia.embassy.gov.au)

Applications must be lodged by Thursday 17 January 2013 at 16:00 WIB. Applications can be posted to Paramadina University, Jl. Gatot Subroto Kav.97, Mampang, Jakarta Selatan 12790 or emailed to panitiamep2013@paramadina.ac.id.

Further information will be available on the AII Website: www.dfat.gov.au/aii.

***
Kalau Anda Mau baca-baca Pengalaman Saya mengikuti Program MEP tahun 2012, silakan anda dalam CERITA AUSTRALIA !!!
***

Download application form (click here)

Scholarship: Yale Young Global Scholars

Yale University is accepting applications for the Yale Young Global Scholars Program for Outstanding High School Students. The summer program is open to rising high school juniors and seniors from across the United States and around the world, who will live and study at Yale for two weeks in the summer of 2013.
The Yale Young Global Scholars Program for Outstanding High School Students
is open to rising juniors and seniors from across the United States and around the world.
Pictured are last year’s participants.
The Yale Young Global Scholars program features intensive interaction with renowned Yale faculty in the fields of history, political science, law, economics, and international affairs. Unusual among summer programs, need-based financial aid is available to both American and international students. Yale Young Global Scholars builds on the successful Ivy Scholars summer program that Yale has offered for the last 12 years.
“Yale educates global leaders in our undergraduate, graduate, and professional schools,” said University Vice President Linda Lorimer, who oversees Yale’s Office of International Affairs, which administers the program. “Now, with the Yale Young Global Scholars Program, we are extending leadership training to outstanding high school students. This is a wonderful opportunity for talented young people from around the world to develop their abilities to think critically, speak powerfully, and write persuasively about some of the most important issues of our time.”
Students may apply to either one or both of the two-week summer sessions offered: “Studies in Grand Strategy,” which focuses on strategic lessons from history and their application to contemporary international affairs; and “Politics, Law, and Economics,” which focuses on great ideas and thinkers in the American intellectual tradition. Both sessions feature lectures and seminars by renowned Yale faulty and accomplished practitioners in their respective fields. Lecturers have included Yale professors Akhil Reed Amar, John Lewis Gaddis, Paul Kennedy, Anthony Kronman, William Nordhaus, Ian Shapiro, and Steven Smith, among many others.
Students live together in Yale’s residential colleges, eat at Yale’s dining halls, and take advantage of Yale’s library and online resources, all of which combine to give students a comprehensive introduction to life at Yale. Because the student-to-faculty ratio is only 6:1, students will enjoy an extraordinary level of attention, note the organizers.
To cement the classroom learning, the Yale Young Global Scholars program also features several interactive activities. For example, students in the “Studies in Grand Strategy” program can participate in an international crisis and negotiation exercise, or research and present a team policy proposal to a group of faculty members simulating the United Nations Security Council. In the “Politics, Law, and Economics” program, students might write and present a political campaign speech, publicly defend a legal opinion, or engage in a Constitutional Convention deliberation.
“We are looking for the best and brightest high school students, from every country, who relish the idea of working together to better understand 21st-century global challenges,” said program director Ted Wittenstein. “If this is you, we encourage you to apply, even if you need financial assistance in order to participate.”

For further information and application details, visit the program website at http://globalscholars.yale.edu.

Scholarship: Program Teacher Training

Pendaftaran untuk keberangkatan tahun 2013 akan dibuka pada 19 November 2012 dan ditutup pada 25 Januari 2013 . 

Program Penataran Guru (Teacher Training Program) adalah salah satu program beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Mereka akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru. Program ini adalah program non-gelar dan lamanya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan belajar bahasa Jepang) dari Oktober 2013.
Syarat-syarat :
  1. Lulusan S-1 atau D-4 dan guru yang mengajar secara aktif di SD, SLTP, SLTA (termasuk sekolah swasta dan SMK).
  2. Pelamar telah mengajar lebih dari 5 tahun di lembaga pendidikan formal pada tanggal 1 April 2013. Semua bidang ditawarkan kecuali, PKN, bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa Arab, pendidikan agama, dan perhotelan.

  3. Usia di bawah 35 tahun pada tanggal 1 April 2013.

  4. Sehat jasmani dan rohani (bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan dalam kondisi hamil)
  5. Bersedia belajar bahasa Jepang karena bahasa pengantar di universitas adalah bahasa Jepang.


Fasilitas yang didapat :

  1. Tanpa ikatan Dinas.
  2. Tiket kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) – Jepang.
  3. Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang pendaftaran.
  4. Tunjangan bulanan sebesar ¥ 150.000 per bulan(ada kemungkinan mengalami perubahan).
  5. Peserta disediakan asrama yang pembayarannya diatur sendiri oleh penerima beasiswa.

Cara Pelamaran :

  1. Pendaftaran dibuka pada 19 November 2012 dan ditutup pada 25 Januari 2013.
  2. Bagi pelamar, baik pegawai negeri maupun swasta dapat langsung menyerahkan/mengirimkan formulir yang telah diisi ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang dengan dilampiri dokumen yang diperlukan.
  3. Bagi pelamar yang berstatus pegawai negeri tetap harus melapor dan menyerahkan fotokopi formulir kepada Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Departemen Pendidikan Nasional.

Dokumen yang diperlukan (dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima):
(dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima)

  1. Formulir.
  2. Pasfoto (harus ditempel pada formulir).
  3. Fotokopi Ijasah dan transkrip nilai.
  4. Surat keterangan dari tempat mengajar yang menjelaskan bahwa pelamar adalah staf pengajar yang masih aktif mengajar dan disetujui mengikuti program beasiswa ini, Disertai keterangan masa mengajar (dari tanggal berapa hingga tanggal berapa), dan dicap oleh sekolah. Jika masa mengajar yang lebih dari 5 tahun terpisah dalam beberapa sekolah, lampirkan juga surat keterangan masa mengajar dari sekolah sebelumnya (beserta cap dari sekolah tersebut).
  5. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah mengenai pribadi pelamar.
  6. * Semua dokumen ditulis dalam bahasa Inggris atau Jepang.(Ukuran kertas A4)

Tahap Penyeleksian :

  1. Seleksi Berkas. Pengumuman hasil seleksi berkas akan ditampilkan di website Kedutaan Besar Jepang pada tanggal 11 Februari 2013.
  2. Ujian tertulis bahasa Inggris (khusus untuk guru bahasa Jepang: ujian bahasa Jepang) pada tanggal 18 Februari 2013.
  3. Bagi yang lulus ujian tertulis akan dipanggil untuk mengikuti wawancara di Jakarta.
  4. Bagi yang lulus wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho.
  5. Mereka yang lolos seleksi di Monbukagakusho akan menjadi penerima beasiswa.


Catatan :

  1. Formulir pendaftaran dapat diperoleh di sini
  2. Formulir pendaftaran yang telah diisi beserta dokumen pelengkap dikirimkan ke
    Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M. H. Thamrin 24
    Jakarta 10350
    Dan selambat-lambatnya harus tiba tanggal 25 Januari 2013. Mohon Tuliskan kode “Teacher Training 2013” pada amplop formulir.
  3. Jika ada pertanyaan, bisa disampaikan melalui email ke beasiswa@dj.mofa.go.jp, atau Telepon 021 – 3192 4308 ext. 175 atau 176

INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAKAN CLICK DISINI

Scholarship: BEASISWA S1 BCA FINANCE untuk PTN dan PTS Indonesia


DENGAN TEKAD KUAT UNTUK TURUT MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA, BCA FINANCE KEMBALI MEMBERIKAN BEASISWA SELAMA KULIAH KEPADA 50 MAHASISWA/I BERPRESTASI*.

TOTAL BEASISWA 2012 Rp. 900.000.000,-

TOTAL TAHUN 2011         : Rp. 567.000.000,-
TOTAL TAHUN 2010         : Rp. 420.000.000,-
TOTAL TAHUN 2009         : Rp. 305.000.000,-

APLIKASI PENDAFTARAN BEASISWA ONLINE DAPAT DIAKSES MELALUI WEBSITE
TAHAPAN
JADWAL
Pendaftaran Aplikasi Online
03/09/12 – 28/09/12
Pengumuman 150 Calon Pemenang Beasiswa Melalui Website BCA Finance
12/10/12
Verifikasi Kelengkapan Dokumen Untuk 150 Calon Pemenang Beasiswa (Cap Pos)
12/10/12 – 25/10/12
Pengumuman 50 Pemenang Beasiswa
09/11/12
Keputusan hasil penerimaan adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat. Proses penyaringan akhir dilaksanakan oleh tim seleksi BCA Finance.
PERSYARATAN :
1.       Mahasiswa/i program Strata 1 (S-1)
2.       Minimal telah/sedang menyelesaikan semester 2
3.       IPK min (PTN : 3,00 dan PTS : 3,4)
4.       Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun
5.       Beasiswa ini bebas dari ikatan dinas apapun
6.       Melakukan pendaftaran beasiswa melalui aplikasi online
7.       Tahapan Seleksi :
             a) Tahap I : Penentuan 150 Calon Pemenang Beasiswa
150 calon pemenang yang telah diumumkan akan diwajibkan mengirimkan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan kemudian
b) Tahap II : Penentuan 50 Pemenang Beasiswa yang berhak menerima Rp.3.000.000,-/Semester
8.       Proses seleksi dilaksanakan oleh tim seleksi BCA Finance
9.       Keputusan hasil penerimaan adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat
10.   Keterangan lebih lanjut dapat diakses melalui website www.bcafinance.co.id

*) Maksimal Pemberian Beasiswa Sampai Dengan Semester 8

Selamat Mencoba & Semoga Berhasil !