Pearson Test of English Academic dan Kapitalisasi Bahasa

Kini kita punya pilihan PTE untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris selain TOEFL dan IELTS yang sudah terlebih dahulu hadir di Indonesia. Hari ini (11/7) Grand Launching PTE Indonesia dilakukan di IALF Jakarta. Sama seperti IELTS dan TOEFL iBT, PTE juga diterima di banyak negara berbahasa Inggris baik untuk kuliah/study, kerja atau migrasi. Semenjak di launching pada tahun 2009, katanya sudah ada 50 negera dan 500 institusi yang mengakui dan menerima PTE. Di antaranya ada USA, UK, Australia, Kanada dan New Zealand.

PTE adalah computer based test tapi bukan online test, jadi tidak bergantung kepada jaringan internet. Yang membedakan PTE dengan kompetitornya diantaranya adalah: Continue reading

TOEFL iBT Reading (1)

Hai Yang lagi sibuk persiapkan TOEFL, bagaiman persiapan kamu sejauh ini? sudah mantap? nilai TOEFLnya sudah mencapai angka minimal gak tuk daftar beasiswa? semoga terus meningkat ya..Keep Persevering ya…


Baik…Sekarang Dr. English dari Lembaga Kursus Plus Institute akan menuliskan beberapa hal berkaitan dengan TOEFL iBT, khususnya untuk bagian Reading. anyway, udah tau kan iBT stands for Internet Based Test atau tes TOEFL yang menggunakan media internet.
  1. Untuk TOEFL iBT, ada 10 model pertanyaan yang terdapat pada bagian reading.
    Masing-masing model akan doctor paparkan pada postingan selanjutnya..sabar ya!!!
  2. Pada umumnya bacaan-bacaan atau excerpts atau passage yang disajikan pada tes reading itu berasal dari buku-buku tek yang berhubungan dengan dunia akademik. jadi bukan bacaan di koran, majalah, atau publikasi-publikasi harian yang jauh dari nuansa akademis ya.
  3. Meskipun demikian, kita tidak perlu khawati kalau kita tidak familiar dengan topik-topik yang muncul di dalam tes reading, karena pada umumnya semua informasi yang kita butuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ada di dalam teks. 
  4. Model passage excerpts yang ada pada bagian reading dapat di kelompokkan kedalam tiga model yaitu;
    [1] Teks yang berbentuk eksposisi
    [2] Teks yang berbentuk Argumentasi
    [3] Teks yang berbentuk Hestoris
    Penjelasan untuk masing-masing bentuk di atas, akan Doctor English Jelaskan pada posting selanjutnya ya…Sabar Bos…..
  5. Yang perlu test-takers ingat adalah…penyajian teks di bagian Reading biasanya menggunakan pendekatan yang berbeda (more than perspective or point of view).
  6. Pernah dengar <<<<< Classification | Comparison/Contrast | Cause/Effect | Problem/Solution >>>>>???
    Nah, passage excerpt yang muncul di dalam reading pada umumnya mengikuti pola-pola tersebut.
    Ada teks yang sifatnya mengklasifikasikan atau menggelompokkan tentang sesuatu.
    Ada teks yang sifatnya membandingkan (compare) dan membedakan (contrast).
    Ada teks yang sifatnya Sebab (Cause) dan Akibar (Effect). dan
    Ada juga teks yang sifatnya Masalah (Problem), kemudian ada jalan keluarnya (Solution).
  7. Terakhir untuk seri pertama ini yang perlu test-takers ketahui yaitu panjang teks. Pada umumnya bacaan-bacaan yang disajikan berjumlah sekitar 700 kata per teks. Meskipun demikian, terkadang kurang dari 700 atau sebaliknya lebih dari 700 kata. 

    Itu dulu untuk episode pertama, tunggu guide selanjutnya tentang Jenis dan Jumlah pertanyaan pada setiap jenis-jenis teks.
    Semoga bermanfaat ya!!!

    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Informasi di atas diambil dari berbagai sumber, terutama dari Buku TOEFL IBT edisi ketiga yang dipublikasi oleh ETS.

Top 10 Tips for TOEFL Test

The TOEFL Test, is the most widely accepted English-language assessment used at more than 7,300 institutions in 130 countries including the U.K., U.S. and Canada. The test is divided into four sections – Reading, Writing, Listening and Speaking.
Here are some pointers and resources to help you get on your way to score well for the test.
1.Find something interesting to read and listen to, then practice speaking and writing about it.

Listen to Podcasts, recorded lectures – check the website of your favorite University. Go to news websites such as Ndtv.com, ibnlive.com, timesofindia.com. Read up on your favorite subjects on popular websites such as wikipedia.org. Tell a friend or family member about what you learned.
2.Work with a speaking partner, preferably with a native speaker of English or try an online video chat! The more opportunity you have to speak the language, the more familiar you will become.
3.Take on the role of a great journalist: Take good notes and use them to make summaries.
4.Make vocabulary flash cards and pretend you are a contestant on a vocabulary quiz show. Carry the flash cards with you often. They are a great way to make a bus ride go by quickly.
5.Visit TOEFL-TV on YouTube. www.youtube.com/TOEFLtv for great resources and tips from English language instructors and students that have taken the TOEFL test.
6. Reading Tips
Practice summarizing and paraphrasing texts. Use charts and outlines to organize the ideas in a text.  Practice speed reading techniques. Practice reading (and answering questions) on a computer screen. Expand your vocabulary with daily-use vocabulary cards.
7. Listening Tips
i. Listen for basic information – did you comprehend the main idea, major points and important details?
ii. Listen for “pragmatic” understanding – Can you recognize a speaker’s attitude? What is the purpose of the speech? What is their role? Are they an authority or are they a passive part of the conversation?
iii. Listen for connecting and synthesizing – Can you understand the relationship between ideas? Compare and contrast. Determine the cause and effect.
8. Speaking Tips
Read aloud a short article from a newspaper, campus newspaper, magazine, textbook, or the Internet. Write down 2 – 3 questions about the article.
With a speaking partner – Answer the questions. Outline the main points of the article. Give a one-minute oral summary of the article. Express your opinion about it. If there is a problem discussed, give the solution.
  • Speaking Tips – Pronunciation
  • Speak in s-l-o-w motion. You could imitate American or British intonation and rhythm patterns. You could also work on problematic sounds, such as:
[ t ] and [ d ] – uncurl your tongue
[ p ], [ t ], and [ k ] – add some air!
[ p ] and [ b] – close your lips
[ f ] and [ v ] – lower lip to teeth
  • Find an accent reduction coach
  • Your pronunciation doesn’t have to be perfect, but native speakers should be able to understand you.
iii. Listen for connecting and synthesizing – Can you understand the relationship between ideas? Compare and contrast. Determine the cause and effect.
9. Writing Tips
Find a writing buddy who can give you feedback. Read an article and find listening material on the same topic. Write a summary of each. Explain the ways they are similar and the ways they are different.
10. Combine all your skills!
Find listening and reading materials on the same topic from the library or Internet (e.g., news websites such as ndtv.com). Take notes or create outlines on each. Give a one-minute oral summary of each.
Explain how the two relate in a short written response (150 – 225 words). Take notes or create outlines on each. Give a one-minute speech about the same.
Use free resources: www.TOEFLGoAnywhere.org, download TOEFL iBT Tipswatch video clips highlighting study practices, download sample questions, join communities on SMS GupShup for free updates.
(This TOEFL article was submitted by Archana Kori from the the-practice.net. )

Hadapi Tes TOEFL Perlu Taktik dan Strategi

JAKARTA, KOMPAS.com — Menghadapi tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) tidak semata hanya belajar listening, writing, speaking, grammar, dan sebagainya secara berlebihan. Taktik dan strategi menjawab semua pertanyaan dalam tes itu juga sangat dibutuhkan untuk memperoleh skor memuaskan.
“Untuk itu harus dipersiapkan jauh-jauh hari, khususnya bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri,” ujar Presiden Direktur Edupac Hengki Mardjuki saat ditemui Kompas.com di lembaga kursus Direct English, Sudirman, Jakarta, Kamis (11/2/2010).

Dengan waktu dan perencanaan studi yang teratur menghadapi tes ini, ujar Hengki, persiapan tes (test preparation) yang dibutuhkan itu bisa tercapai dengan baik tanpa harus terburu-buru. Pun, kata dia, kondisi tes persiapan itu harus dibuat benar-benar sama persis dengan tes yang sesungguhnya.
“Online” iBT
Bentuk persiapan tes dan tes TOEFL yang sesungguhnya harus ditampilkan dalam bentuk lebih kurang sama. Sampai akhirnya, Hengki mengatakan, siswa mengerti bahwa antara persiapan tes dan tes itu sendiri seperti tidak ada bedanya.
“Untuk itu, kami di sini menjadi satu-satunya yang memberikan praktik tes persiapan yang langsung menggunakan sistem online standar iBT,” kata Hengki.
Tak ubahnya dengan PBT (Computer Based Test) TOEFL, iBT (internet Based Test) juga menggunakan media komputer. Hanya saja, sistem tes pada iBT memakai saluran internet. “Sehingga peserta tes bisa langsung berlatih secara online dan menjawab soal-soal tes pun dengan cara online seperti kondisi sesungguhnya yang akan dihadapi, sehingga akan terbiasa,” ujar Hengki.
Hengki menuturkan, iBT TOEFL atau dikenal dengan next generation TOEFL merupakan bentuk tes terbaru yang dikeluarkan oleh Educational Testing Service (ETS) yang bermarkas di New Jersey, Amerika Serikat (AS).
“Inti materinya sama, karena memang tes yang akan diujikan adalah reading, listening, speaking serta writing. Di sini pemakaian structure tidak dihilangkan, melainkan dilebur dalam empat kesatuan materi tes yang akan diujikan itu,” ujarnya.
Sistem ini, lanjut Hengki, diperkenalkan sejak 2005 atau seiring dengan kehadiran Direct English di Indonesia sebagai sebuah standar tes internasional.

latief
Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2010/02/11/17495671/Hadapi.Tes.TOEFL.Perlu.Taktik.dan.Strategi

Trik Cerdik Sebelum Tes IBT TOEFL

 

KOMPAS.comInternet Based-Test TOEFL (IBT TOEFL) merupakan salah satu pilihan untuk menguji kemahiran Anda dalam berbahasa Inggris. Untuk menjalani tesnya, biaya yang Anda keluarkan juga tak sedikit. Nah, sebelum membayar mahal untuk tes tersebut, trik di bawah ini mungkin bisa Anda ikuti. Tujuannya, agar tes yang Anda jalani mendapatkan hasil yang memuaskan. Apa saja?

 Langkah 1: Pelajari tes IBT TOEFL secara gratis
Ada beberapa situs web yang menyediakan bagi siapa saja untuk mempelajari IBT TOEFL secara gratis. Diantaranya, www.ets.org. Selain itu, siapa saja bisa bergabung latihan di sebuah komunitas TOEFL online yang banyak tersedia. Anda bisa melakukan browsing untuk menemukan berbagai komunitas itu.  

Langkah 2: Ambil ujian praktik online
• Cari situs web yang menyediakan latihan online IBT TOEFL. • Biasanya tes praktik dapat digunakan satu kali saja. Ketika anggota mengambil tes latihan, mereka menerima instan skor dan umpan balik tentang tahapan tes seperti membaca, mendengarkan, dan menulis. • Anggota memiliki pilihan untuk mengambil tes latihan dikondisikan waktu atau sebaliknya. Penting untuk memilih yang dibatasi dengan waktu. Sehingga Anda bisa beradaptasi dengan laju waktu. • Anda juga diwajibkan menggunakan headphone, agar suara pembicara dapat didengar secara jelas. • Ketika sudah menyelesaikan setiap soal, maka peserta akan mendapatkan skor dan kinerja mereka. Untuk skor IBT TOEFL akan terlihat berbeda dengan TOEFL yang lain.  

Langkah 3: Praktik lebih lanjut kelemahan Anda
Gunakan skor latihan tadi untuk mengetahui dimana kelemahan Anda. Jika Anda kurang di soal mendengar, cobalah untuk berlatih mendengarkan film atau televisi yang berbahasa Inggris untuk mempelajari intonasi. Jadi, pelajari kelemahan untuk mendapatkan kemenangan.  

Langkah 4: Gunakan strategi yang paling baik
– Hati-hati mengikuti petunjuk di setiap bagian untuk menghindari membuang-buang waktu.
– Klik bantuan untuk melihat kembali ketika bantuan benar-benar dibutuhkan. Karena waktu ujian tidak akan pernah berhenti karena Anda menggunakan bantuan.
– Jangan panik. Konsentrasilah pada pertanyaan saat ini saja dan jangan mencoba berpikir tentang menjawab pertanyaan yang lain.
– Hindari menghabiskan waktu terlalu banyak pada satu pertanyaan. Jika Anda telah membaca beberapa pertanyaan dan belum menemukan jawabannya, segera hilangkan jawaban  yang Anda anggap tidak mungkin. Dan kemudian pilih jawaban terbaik menurut Anda.
– Pilih menu ‘’View’’ jika Anda ingin melihat hasil Anda pada tes membaca (Reading). Namun, hal ini lebih baik dilakukan setelah Anda selesai menjawab seluruh pertanyaan.
– Percepatkanlah diri Anda, sehingga Anda mempunyai banyak waktu untuk menjawab pertanyaan dan tidak terburu-buru di akhir sesi. Selalu waspada dengan batas waktu di setiap sesi pertanyaan.  
– Jika Anda mau, Anda bisa menyembunyikan tampilan waktu. Hal ini membuat Anda mengetahui sejauh mana perkembangan Anda dalam menyelesaikan soal. Tetapi, alarm akan selalu berbunyi setiap lima menit sekali pada sesi membaca dan mendengar.

Sumber                 : Berbagai Sumber
Sumber Sekunder : http://edukasi.kompas.com

A-Z Tes TOEFL Berbasis Internet

 

KOMPAS.com – Perkembangan teknologi mendorong adanya perubahan di segala lini. Tak terkecuali dengan mekanisme tes kemampuan bahasa Inggris. Jika Anda memiliki rencana untuk studi ke luar negeri, di negara yang menggunakan pengantar pembelajaran dengan bahasa Inggris, model tes TOEFL yang satu ini perlu diketahui: Internet Based-Test TOEFL (IBT TOEFL).
IBT TOEFL mengukur kemampuan Anda untuk menggunakan dan mengerti bahasa Inggris di tingkat universitas. Adapun, ujiannya terdiri dari Listening (menyimak/mendengarkan), Reading (membaca), Speaking (berbicara), dan Writing (menulis). Komponen struktur dari format sebelumnya, saat ini sudah dihilangkan dan diganti dengan komponen Speaking (berbicara).

Penggantian ini tentunya akan menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat Indonesia yang selama ini lebih terbiasa menggunakan Bahasa Inggris secara pasif untuk berkomunikasi. IBT TOEFL berbeda dengan Institutional Testing Program TOEFL (ITP TOEFL). IBT TOEFL tesnya menggunakan internet. Pendaftaran serta pembayaran pun menggunakan sistem online. Karena IBT TOEFL tergolong mahal, jangan pernah sia-siakan untuk mengikuti TOEFL jenis ini.  

Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi IBT TOEFL:   

Tes Membaca (Reading)
1. Sering-seringlah berlatih dengan membaca artikel dengan teks berbahasa Inggris.
2. Daripada membaca seluruh kata dan kalimat, belajarlah untuk mencari kata-kata penting (scanning dan skimming) untuk mencari tahu poin utama.
3. Pilih beberapa kata asing dalam bagian poin utama dan tebak maknanya.
4. Pilih semua kata ganti (him, her, they, them, dan lain-lain) dalam satu bagian untuk mengidentifikasi  kata benda yang mirip dengan kata ganti tersebut.
5. Identifikasi jenis soal, seperti sebab akibat, membandingkan dan komparasi, pengklasifikasian dan lain-lain.

Tes Mendengarkan (Listening)
1. Sering dengarkan siaran televisi atau radio untuk memperhatikan bagaimana pola intonasi ketika menyampaikan makna.
2. Ketika tes mendengarkan, perhatikan apa yang diperdengarkan oleh pembicara. Apakah nada atau intonasi ingin menyampaikan atau memberitahu sesuatu? Apakah tingkat intonasi menggunakan bahasa formal atau santai? Apakah suara pembicara tenang atau emosional?
3. Pikirkan apa yang pembicara harapkan. Apakah ia mau meminta maaf, mengeluh, membuat saran, marah atau lainnya.  

Tes Berbicara (Speaking)
1. Berlatih dengan menggunakan buku yang mencakup pertanyaan tentang IBT TOEFL dari awal hingga akhir.
2. Berlatihlah dengan membaca sebuah artikel pendek lalu buatlah outline yang hanya mencakup poin-poin utama dari artikel
3. Ketika tes, jika mendengarkan soal mengenai suatu masalah berikanlah saran untuk masalah tersebut.
4. Kenali sikap pembicara melalui intonasi atau penekanan dan kata pilihan. Hal ini memudahkan anda memahami sudut pandang si pembicara dan mudah untuk memberikan tanggapan.  

Tes Menulis (Writing)
1. Sebelum ujian, usahakan mempraktekan satu topik esai. Pastikan menghabiskan 30 menit untuk menuliskannya dan juga merevisi esai tersebut.
2. Ketika ujian, identifikasi satu ide utama dan beberapa poin utama untuk mendukung gagasan tersebut.
3. Mengembangkan esai dengan menggunakan penjelasan yang tepat dan detail.
4. Tingkatkan kosakata Anda dan belajar untuk menggunakannya secara tepat. Pelajari struktur gramatikal, konvensi ejaan, tanda baca dan tata letak.
5. Usahakan tulisan Anda terorganisir, menampilkan suatu kesatuan pemikiran dan koheren.
6. Gunakan kata-kata sinyal seperti “on one hand” atau “in conclusion” untuk membuat struktur yang jelas dalam respon yang Anda berikan.  

Nah, yang terpenting adalah terus berusaha dan jangan menyerah jika nilai Anda masih rendah. Selamat mencoba!

Sumber: http://edukasi.kompas.com