DPR 2009-2014 Miliki 15 Komisi

Jumlah komisi di DPR membengkak dari 11 menjadi 15 untuk periode 2009-2014.
Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 nanti memiliki 15 fraksi, 6 badan dan 9 fraksi. Hal ini tercantum dalam Peraturan DPR tentang Tata Tertib mengenai Alat Kelengkapan DPR RI Periode 2009-2014 dan Pembentukan Peraturan DPR RI.
Keputusan tersebut diputuskan setelah Ketua Pansus Rancangan Perubahan Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib, Darul Siska, menyampaikan rancangan dalam Sidang Paripurna Selasa 29 September 2009. Seperti dirilis situs resmi DPR Rabu 30 September, Darul Siska menjelaskan pengelompokan tugas Komisi disesuai dengan kelompok kementerian yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Jumlah komisi ini membengkak dari 11 komisi pada periode 2004-2009.
Berikut rincian komisi DPR nanti:
– Komisi I urusan Pemerintahan Bidang Luar Negeri, Komunikasi, dan Informatika, dengan mitra kerja Kementerian Luar Negeri, Lembaga Kantor Berita Nasional Antara, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), Radio Republik Indonesia (RRI), Dewan Pers, dan Lembaga Informasi Nasional (LIN).
– Komisi II urusan Pemerintahan Bidang Dalam Negeri dengan mitra kerja Kementerian Dalam Negeri, Badan pertanahan nasional (BPN), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pusat Statistik (BPS), dan  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
– Komisi III urusan Pemerintahan Bidang Pertahanan dengan mitra kerja Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga sandi Negara (Lemsaneg), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
– Komisi IV urusan Pemerintahan Bidang Administrasi, Aparatur dan Pelayanan Pemerintahan, dengan mitra kerja Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Kementerian Sekretaris Negara, Menteri Sekretaris Negara, Lembaga Administrasi negara (LAN), Badan kelembagaan negara (BKN), Arsip Nasional, Komisi Ombudsman Nasional, dan Sekretariat Lembaga-Lembaga Negara RI (BPK, MA, MK, KY, DPD, MPR).
– Komisi V urusan Pemerintahan Bidang Hak Asasi Manusia, Hukum dan Keamanan, dengan mitra kerja Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Kejaksaan Agung, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Hukum Nasional, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi nasional HAM (Komnas HAM), Komisi Kepolisian Republik Indonesia, dan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.
– Komisi VI urusan Pemerintahan Bidang Agama dan Sosial, dengan mitra kerja Kementerian Agama, Kementerian sosial, Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Badan SAR Nasional, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf, dan Badan Pengurusan Haji.
– Komisi VII urusan Pemerintahan Bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan mitra kerja Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Riset dan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan penerapan Teknologi (BPPT), Badan tenaga atom Nasional (Batan), Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Perpustakaan Nasional, Badan Pengawasan Tenaga Nuklir Nasional (Bapeten), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), dan Dewan Riset Nasional (DRN).
– Komisi VIII urusan Pemerintahan Bidang Kesehatan, dengan mitra kerja kementerian Kesehatan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Badan Narkotika Nasional.
– Komisi IX urusan Pemerintahan Bidang Tenaga Kerja, Kebudayaan, Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olah Raga, dengan mitra kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan Badan pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.
– Komisi X urusan Pemerintahan Bidang Industri, Perdagangan dan BUMN, dengan mitra kerja Kementerian Industri, Kementrian Perdagangan, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah, Kementerian Negera Badan Usaha Milik Negara, Badan Koordinasi Penanaman Modal (KPM), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
– Komisi XI urusan Pemerintahan Bidang Perhubungan, Wisata, dan Informatika, dengan mitra kerja Kementerian Perhubungan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
– Komisi XII urusan Pemerintahan Bidang Infrastruktur, dengan mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Negara Perumahan Rakyat, dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
– Komisi XIII urusan Pemerintahan Bidang Keuangan, Perbankan, dan Perencanaan Pembangunan, dengan mitra kerja Kementerian Keuangan, Kementerian Negara Perencanaan dan Pembangunan/Kepala Bappenas, Bank Indonesia, Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
– Komisi XIV urusan Pemerintahan Bidang Pertambangan, Energi, Lingkungan Hidup, dengan mitra Kerja Kementerian Pertambangan dan Energi, Kementerian Lingkungan hidup, Dewan Energi Nasional, BP Migas, dan BPH Migas.
– Komisi XV urusan Pemerintahan Bidang Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, dengan kitra kerja Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Urusan Logistik, dan Dewan Maritim.
Selain itu, Alat kelengkapan Dewan DPR RI terdiri dari Komisi, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara, Badan Kehormatan, Badan Kerjasama Antar Parlemen, dan Badan Urusan Rumah Tangga.
Sementara sembilan fraksi terbagi masing-masing atas sembilan partai yang duduk di parlemen. Fraksi partai Demokrat (FPD) 148 orang atau 26,42%, 
Fraksi Partai Golkar (FPG) 106 orang atau 18,92%, 
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 94 orang atau16,78%,
Fraksi Partai keadilan Sejahtera (FPKS) 57 orang atau 10,17%,
Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) 46 orang atau 8,21%, 
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) 38 orang atau 6,78%, 
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa 28 orang atau 5%, 
Fraksi Gerindra 26 orang atau 4,64%, 
Fraksi Hanura 17 orang atau 3,04%.
Rabu, 30 September 2009, 15:52 WIB
Arfi Bambani Amri

Suber : VivaNews

Hari Ini 1.000 Pasangan Menikah pada 11-11-11

Meski bukan hari libur, rupanya banyak calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahannya pada Jumat (11/11/2011) ini. Hari ini sepertinya memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki tanggal, bulan, dan tahun pada bilangan angka 11. Di Ibu Kota, pada hari ini, setidaknya ada 1.000 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan.
Tidak hanya itu, hari ini, rencananya beberapa pasang calon pengantin juga akan melangsungkan akad nikah tepat pukul 11.00. Sekitar 200 pasang calon pengantin tercatat akan mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu pada jam tersebut.
Kepala Seksi Kepenghuluan Bidang Urais Kementerian Agama Kanwil DKI M Habib memperkirakan, jumlah calon pengantin yang akan menikah pada hari ini 1.000 pasang.
“Biasanya, setiap penghulu melakukan tugasnya di setiap akad selama satu jam hingga satu setengah jam. Bila mulai dari jam tujuh pagi sampai jam sebelas siang, maka sudah ada seribu calon pengantin. Kalau untuk sore jarang, walaupun mungkin ada,” ujar Habib, Kamis (10/11/2011).
Untuk melayani pasangan calon pengantin yang akan menikah hari ini, pihaknya mengerahkan 200 penghulu, yang tersebar di 44 kantor urusan agama di Jakarta. Diperkirakan, satu pengulu akan menikahkan lima pasang calon pengantin.
Menurut Habib, banyaknya pasangan calon pengantin yang menikah di tanggal unik tersebut karena pernikahan merupakan satu momen yang penting bagi setiap orang. Sehingga setiap pasang calon ingin melakukannya di waktu yang menurut mereka unik.
Kelurahan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kelurahan Cakung, Jakarta Timur, serta Pasar Minggu dan Kebayoran Lama di Jakarta Selatan, Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, serta Kelurahan Tanjung Priok dan Cilincing, Jakarta Utara, merupakan wilayah dengan angka permohonan pernikahan cukup tinggi.
Bahkan menurut Habib, di Kelurahan Tanah Abang, para penghulu memutuskan untuk menginap di Kantor Urusan Agama (KUA). “Itu dikarenakan ada pasangan calon pengantin yang akan ijab kabul pada pukul 05.00, atau pukul 06.00,” ujarnya.
Dia memperkirakan, tidak tertutup kemungkinan hal yang sama juga terjadi di wilayah lain. Untuk menghadapi meningkatnya jumlah orang yang menikah pada tanggal tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa KUA.
Banyaknya pernikahan yang dilangsungkan di tanggal unik tersebut, beberapa tempat yang biasa digunakan untuk melangsungkan pernikahan terpaksa menolak calon pasangan pengantin karena jadwalnya sudah penuh. Hal itu terjadi di Masjid Sunda Kelapa, di Menteng, dan Gedung Al-Azhar, yang harus menolak 20 pasang yang berniat melangsungkan pernikahan di kedua tempat tersebut.

Sumber: Kompas

7 Sifat Pria yang Bisa Dibaca dari Profil Facebook-nya

Profil Facebook bisa bercerita banyak tentang kepribadian pria. Foto-foto yang di-upload, jumlah teman, grup yang dia ikuti, status, komentar dan foto profil sedikit banyak bisa menggambarkan cara pria bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Pria incaran atau kekasih Anda gemar memajang foto dirinya sendiri untuk profil, atau konten statusnya dipenuhi game online? Julie Fishman dan Meagan McCrary, penulis buku ‘The Little Black Book of Big Red Flags’ menjelaskan sifat-sifat pria dilihat dari profil Facebook-nya, seperti dilansir Glo.

1. Foto Profil
Sebuah gambar bisa menjelaskan 1.000 kata, tapi kenapa gambar itu yang dipilih oleh subjeknya bisa berkata lebih banyak lagi. Gambar yang dipilih pria sebagai foto profil di Facebook-nya, bisa memberitahu Anda kecenderungan sifat yang dimilikinya.

Misalnya, jika dia memajang foto dirinya berpose sambil memegang gitar; bergaya di depan mobilnya atau foto bersama teman-teman satu tim basket; berarti dia ingin menunjukkan ketertarikan dan hobinya. Bisa juga, dia hanya ingin para wanita berpikir seperti itu agar dirinya terlihat lebih menarik karena pria yang jago main musik atau olahraga, mereka anggap paling banyak disukai wanita. Sementara foto dia bersama hewan peliharaan, menandakan pria tersebut adalah seseorang yang perhatian dan penyayang.

2. Frekuensi Update Status
Pria yang meng-update statusnya setiap 10 menit, mungkin mengalami masalah Obsessive Compulsif Disorder (OCD), yaitu kondisi dimana penderitanya mendapatkan rasa aman dengan melakukan perilaku tertentu secara berulang-ulang, sehingga seperti sebuah ritual. Tapi bisa juga karena dia ingin mencari perhatian atau kurang bisa mengekspresikan perasaan secara langsung sehingga semuanya ia curahkan di Facebook. Sedangkan pria yang jarang update status, bahkan hingga berbulan-bulan, bisa jadi ia adalah orang yang sibuk hingga tak punya waktu untuk menulis status. Atau, mungkin pria ini takut statusnya akan dikomentari macam-macam oleh teman-teman Facebook-nya.

3. Deskripsi Diri (About Me)
Fitur ‘profile’ di Facebook memungkinkan kita mencantumkan semua info tentang diri kita, mulai dari tanggal lahir, pekerjaan, hobi hingga musik dan film favorit. Salah satunya kolom ‘About Me’ untuk mendeskripsikan diri secara singkat. Jika pria menjabarkan dirinya secara detail dan panjang, bisa jadi dia adalah pribadi yang suka menyombongkan diri atau memang tidak masalah jika kehidupan pribadinya diketahui orang banyak. Jadi, jangan heran jika sewaktu-waktu dia tak segan membicarakan hubungan asmaranya dengan gamblang di Facebook.

4. Konten Status
Mungkin Anda pernah melihat status dari teman Facebook pria Anda hanya dipenuhi update dari game online yang terakhir dimainkannya. Jika konten status lebih banyak dipenuhi laporan tentang perkembangannya di Farmville atau Mafia Wars, mungkin dia ingin mencari ‘pelarian’ di dunia virtual karena di dunia nyata, kehidupannya cenderung membosankan. Fantasi memang menyenangkan, tapi pria yang lebih suka menghabiskan waktunya dengan sosialisasi di dunia maya, berarti dia punya kesulitan dalam bersosialisasi atau bertatap muka langsung dengan orang nyata, termasuk berkencan.

5. Kebiasaan ‘Poking’
Para Facebook-ers, pasti tahu fitur ‘poke’ bukan? Jika ada pria yang sering ‘menyenggol’ Facebook Anda, kemungkinan dia ingin Anda tahu kalau dia tertarik pada Anda, tapi terlalu malas untuk melakukan usaha lebih (misalnya menulis di wall atau kirim pesan di inbox). Dia ingin menarik perhatian, hingga akhirnya Anda yang pertama memulai percakapan. Jika dia sering ‘poke’, sebaiknya tidak usah dihiraukan karena mungkin dia juga melakukannya pada teman-teman wanitanya yang lain di Facebook.

6. Teman-teman di Facebook
Pria yang hanya punya sedikit teman di Facebook (tak lebih dari 100), mungkin merupakan orang yang cenderung tertutup, kurang bersosialisasi atau sebenarnya dia kurang tertarik pada jejaring sosial dan hanya membuat akun untuk sekedar tahu. Di sisi lain, pria yang memiliki lebih dari 1.000 teman mungkin termasuk orang yang populer. Tapi bisa juga menandakan dia orang yang tidak bisa berkata ‘tidak’, dia merasa tidak enak jika harus menolak ‘friend request’.

7. Hal-hal yang Disukainya (A Fan Of)
Pria yang menyatakan ‘a fan of’ ke hampir semua hal mulai dari figur publik, produk, merek, acara, grup, tokoh kartun atau film bukan menandakan kalau dia orang yang ceria. Tapi malah menunjukkan dia sedikit putus asa. Mungkin memang banyak hal dia sukai. Tapi bisa juga berarti, kesukaannya pada banyak hal mungkin hanya sebuah topeng dari imej sebenarnya yang ingin dia tutupi.

Sumber: wolipop

Rahasia Keberhasilan Negara-negara Skandinavia

Jerman merupakan negara yang hebat, rakyatnya terjamin dan sejahtera. Namun negara-negara Skandinavia jauh lebih hebat lagi. Apa rahasia kehebatan negara-negara di belahan bumi bagian utara itu? Apa yang membuat negara-negara Skandinavia (Swedia, Norwegia, Denmark, dan Finlandia) makmur dan kaya raya. Padahal agama atau tidak beragama, bebas dianut di sana, termasuk pornografi dan publikasi informasi. Tidak ada kekangan ini dan itu, apalagi pertikaian antar agama. Rumah-rumah ibadah nyaris kosong pengunjung, namun rasa aman tenteram meliputi kehidupan di sana. Dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi. Satu lagi: “korupsi” merupakan istilah yang aib dan memalukan bagi masyarakat Skandinavia untuk melakukannya.
 
Apakah sistem monarki yang dianut di Swedia, Denmark, dan Norwegia yang menjadi penyebab kemakmuran? Ternyata bukan. Raja atau ratu di sana hanya sebagai simbol saja, seperti di Inggris. Namun mereka tetap dihormati rakyat. Keluarga raja sendiri sangat bersahaja dan merakyat. Ini ditunjukkan oleh, misalnya, Raja Carl Gustav dari Swedia yang mengambil isteri seorang pramuria warga Jerman. Pramuria yang menjadi ratu Swedia ini adalah dongeng yang menjadi kenyataan.
 
Ada enam alasan yang sangat mendasar, mengapa tingkat kebahagiaan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat di negara-negara Skandinavia merupakan yang tertinggi di dunia.
 
Alasan Pertama: Reformasi yang Berjalan Mulus
Sebagai contoh adalah reformasi yang dibuat oleh Denmark. Sistem sosial dirombak besar-besaran dan usia pensiun ditinggikan sampai umur 70 tahun. Sebab harapan hidup rata-rata rakyat Denmark sekarang mencapai 82 tahun. Di Denmark makin banyak rakyat yang bahagia dan sejahtera. Hidup layak terhormat dan terjamin sampai mereka wafat.
 
Alasan Kedua: Masyarakat Modern
Sikap realistis sangat dipunyai oleh semua rakyat di negara Skandinavia. Mereka sangat mirip dari tutur sapa bahasa, budaya, dan mentalitas. Kecuali Finlandia. Norwegia telah membuktikan, bahwa negara perlu bersikap tegas jika ada keputusan yang harus dilaksanakan. Tahun 2006 misalnya, menteri ekonomi Norwegia (Ansgar Gabrielsen, seorang pria), mencetuskan aturan pemerintah yang mengharuskan jabatan pos pengawas setiap perusahaan diisi oleh minimal 40% wanita. Norwegia adalah negara pertama di dunia yang mengatur kuota jenis kelamin berdasarkan undang-undang. Hasilnya dinikmati rakyat Norwegia bertahun kemudian: bapak rumah tangga juga sama tinggi dan rendah dengan ibu rumah tangga. Menjadi bapak rumah tangga merupakan hal biasa di sana, karena sang isteri menjadi pencari nafkah.
 
Alasan Ketiga: Negara Skandinavia Tidak Punya Hutang
Perusahaan di Norwegia benar-benar diuntungkan oleh kebijakan gender di level atas, demikian hasil penelitian Dr. Jorunn Okland, direktur sentral riset studi gender di Universitas Oslo. Faktanya juga menunjang hasil studi ini. Norwegia secara ekonomi ada di peringkat paling atas negara-negara Eropa. Tak ada negara lain yang berlebih devisa seperti Norwegia. Hutang Swedia dan Denmark kurang dari separoh hutang Jerman. Tingkat pengangguran di Norwegia adalah yang paling rendah di dunia. Daya beli rakyat Norwegia 4 kali lebih besar ketimbang Prancis dan 2 kali melebihi Jerman. Perbedaan ini makin bulan makin besar.
 
Alasan Keempat: Pertumbuhan Ekonomi Lebih Besar
Tahun 2010 silam produk domestik bruto Norwegia naik 6,5%. Demikian pula Swedia. Negara asal grup musik ABBA ini bahkan dipuji oleh sekretaris jenderal OECD, Dr.Angel Gurria, sebagai negara elok yang bertambah makmur. Tahun 2011 pertumbuhan ekonominya diprediksi naik dari 3,9% menjadi 6,9%. Sesuatu yang hebat bagi negara di dunia dalam kondisi seperti ini.
 
Alasan Kelima: Mata Uang Sendiri
Negara-negara Skandinavia lolos dengan mulus saat krisis finansial global melanda muka bumi. Fakta yang sangat menunjang kelolosan itu antara lain ialah mata uang sendiri, tidak ikut dalam Euro, kecuali Finlandia. Mata uang Norwegia, Swedia, dan Denmark merupakan salah tiga yang paling stabil di dunia. Gejolak ekonomi apa pun tidak membuat mereka goyang. Sebagian besar rakyat Indonesia yang tidak pernah hidup di negara stabil seperti mereka tentu tidak bisa membayangkan tenangnya nilai tukar mata uang yang mantap. Sebagai gambaran: dalam tempo sepuluh tahun harga satu kilo kentang nyaris tetap sama. Tidak ada harga barang yang naik turun atau naik melulu seperti di sini.
 
Alasan Keenam: Perusahaan Nasional yang Kuat
Karena hutang negara yang nyaris nihil, politik yang sangat stabil, dan ekonomi yang berorientasi kuat ke ekspor, maka nilai saham skandinavia amat atraktif. Barang siapa investasi pada saham skandinavia, dia bagai masuk ke perusahaan kelas dunia yang posisi pasarnya sangat kuat. Industri farmasi Denmark, Novo Nordisk misalnya, punya bagian 25% pasar diabetika dunia. Di RRC bagian saham mereka malah mencapai 60%.
 

Internet users in Indonesia reaches 55 million people

The number of Internet users in Indonesia significantly increased to 55 million people in 2011 from the previous 45 million, a study shows.
The study was conducted by Southeast Asian based research firm Markplus Insight from August until September 2011 in 11 cities, namely Jakarta and its neighboring cities, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Denpasar, Pekanbaru, Palembang, Banjarmasin.
The study, as reported by kompas.com on Friday, involved 2,161 people aged ranging between 16 and 64 years old, who use the Internet more than three hours a day as samples.
In every city where the survey had been conducted, up to 80 percent of Internet users are people aged between 15 and 30-years old.
The research also found a 100 percent increase of online trade in 2011 compared to last year with one third of transactions made through e-payment service with text message and Internet banking recorded as the most popular means of payment.

The study currently shows mobile Internet penetration in Indonesia reached 57 percent of the total Internet users, a 100 percent increase from last year, due to affordable prices of gadgets and mobile Internet services

Ten-year-old Schoolgirl Can Speak TEN Languages

She might only be 10-years-old, but little Sonia Yang can already speak an incredible 10 languages.
And the schoolgirl has been crowned the north west of England’s best young linguist after stunning teachers with her detailed knowledge.
The youngster, from Cheadle Hulme, Stockport, was born in Taiwan but moved to England with her family to begin primary school.
When she arrived here, Sonia was already fluent in Japanese, Chinese and English, as well as her native Taiwanese. But she can also now speak German, French, Spanish, Portuguese and has recently picked up Kazakh and the Ugandan language of Luganda.
More than 5,000 students from across the region entered the language contest. They were tested on their knowledge of other tongues – as well as their ability to pick up entirely new ones.
For the regional heat of the contest, Sonia, a student at private Greenbank Preparatory School in Stockport, was challenged to learn the Ugandan language known as Lugandan in just a few weeks.
Sonia had previously picked up both Kazak and Portuguese for the qualifying rounds of the contest. And her German, French and Spanish is spoken with varying degrees of fluency.
Describing her achievement, she said: “Lugandan was easier for me to learn than it might have been for an English person, because some of the words are very similar to Taiwanese and it does get a little easier to learn a new language with each one you try.
“English is definitely my favourite language, everyone can understand you.”
She will now go on to represent the region in the national finals in London later this year. Heather Burnett, the school’s deputy head, said: “Sonia is a very bright and hard-working girl – definitely a star.
“Her family moved to England specifically to give her the best education possible and we are delighted they chose Greenbank.”
Source: Kompas

Ciri Orang Bebas Utang

Rasanya sulit menemukan orang yang tak memiliki utang. Tetapi ada banyak orang yang bisa mengendalikan diri agar tidak terjebak utang. Ternyata, menurut kolumnis keuangan, Len Penzo, seperti yang ditulis di Moneytalknews.com, ada ciri-ciri karakter orang yang bebas utang.

Apakah Anda di antaranya?

1. Detail.
Mereka sadar seberapa besar penghasilannya dan berapa banyak yang harus dibelanjakan serta untuk apa saja.Karena bisa menjaga keuangannya, mereka tak tergoda untuk membeli sesuatu yang mereka rasa tidak mampu membelinya.

2. Realistis
Mereka beranggapan bahwa utang itu menggadaikan masa depannya. “Saya ingat seseorang yang memberi tahu saya bahwa utang adalah bentuk perbudakan di mana kita akan mengorbankan penghasilan masa depan dengan kepuasan instan (masa kini),” ujar Len.
 
3. Pragmatis
Mereka itu praktis. Karena itu mereka memahami arti nilai. Contohnya, jika fungsi mobil membawa seseorang dari titik A ke titik B, kenapa harus membeli mobil mewah kalau mobil biasa saja bisa melakukannya. Atau, kenapa harus membeli celana jins bermerk jika jins biasa saja bisa sama-sama awet dan nyaman dipakainya.

4. Mandiri
Mereka bisa memastikan untuk selalu hidup sesuai kemampuan mereka dan menyimpan uang sebanyak-banyaknya untuk berjaga-jaga jika masa sulit menghadang mereka. Selain itu mereka cepat membantu orang lain yang mengalami kesulitan keuangan.

5. Tidak kecanduan belanja
Meskipun secara fisik tidak merusak seperti kecanduan narkoba atau alkohol, kebiasaan belanja yang tidak terkontrol akan membuat seseorang mustahil untuk bebas utang.

6. Sabar

Jika uang yang dimilikinya tidak cukup untuk membeli sesuatu, mereka akan menabung dan sabar menunggu sampai uangnya cukup.

7. Percaya diri
Karena tak menganggap statusnya diukur oleh uang, mereka tak merasa tertekan untuk bersaing dengan orang lain. Mereka percaya bahwa dalam hidup yang penting percaya diri bukan mengelabui orang lain dengan kekayaan semu (kaya dari barang utangan).

8. Mereka menyadari kartu kredit adalah pedang bermata dua
Mereka memahami manfaat kartu kredit. Mereka juga tahu bahwa jika mereka gagal melunasinya secara penuh tiap akhir bulan, mereka akan membayar harga yang berat. Pengetahuan ini menumbuhkan pikiran sehat untuk tidak menyalahgunakan kartu kredit.

9. Percaya dengan tanggung jawab pribadi
Jika mereka kehilangan pekerjaan, mereka tahu tanggung jawabnya untuk memiliki dana cadangan, tidak menyalahkan orang lain. Begitupun terhadap kondisi darurat seperti sakit atau terkena bencana, mereka tahu kondisi itu harus mereka atasi sendiri.

10. Tidak materialistis
Mereka menyadari bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan abadi. Dengan demikian, mereka cenderung hidup sederhana yang berfokus pada kegembiraan keluarga, bukan mengumpulkan kekayaan materi.

Nah, apakah Anda memiliki ciri-ciri tersebut? Jika, ya, Anda termasuk tipe orang yang bebas utang.

Sumber: Andrie Wongso dot Com

Jauhkan TV dari Anak Usia di Bawah 2 Tahun

Belakangan sejumlah penelitian menunjukkan ada hubungan antara menonton televisi terlalu lama dan penurunan prestasi belajar anak. Baru-baru ini, para ahli dari The American Academy of Pediatrics (AAP) mengimbau para orangtua yang mempunyai anak usia di bawah dua tahun agar menghindari televisi.
Peneliti berkesimpulan, paparan media televisi dapat memberikan efek negatif bagi proses perkembangan otak anak di awal-awal usia pertumbuhannya. Menghindari layar TV dinilai sebagai cara terbaik untuk membantu anak-anak belajar dan berinteraksi.
Berdasarkan hasil survei terungkap, sebanyak 90 persen orangtua mengaku bahwa anak-anak mereka yang berusia di bawah dua tahun telah menonton beberapa bentuk media elektronik. Padahal menurut AAP, kegiatan menonton layar televisi tidak terbukti memberikan manfaat bagi perkembangan otak anak. Bahkan, sejumlah riset menyebutkan bahwa TV justru menimbulkan gangguan tidur di kalangan anak-anak.
Untuk itulah, AAP dalam pernyataan resminya yang akan dipublikasi dalam jurnal  Pediatrics edisi November menyarankan para orangtua agar anak usia di bawah 2 tahun dijauhkan dari tontonan layar televisi.
“Bentuk belajar terbaik untuk anak-anak adalah lewat interaksi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, bukan dengan layar. Waktu bermain yan tidak terstruktur telah terbukti bermanfaat bagi kemampuan berpikir kritis yang tentu akan dibutuhkan anak dalam hidupnya. Oleh sebab itu, inilah waktu terbaik yang harus dihabiskan anak-anak,” kata Dr Ari Brown, spesialis anak, sekaligus peneliti utama dalam riset tersebut.
Brown menambahkan, ketika anak-anak bermain dengan kondisi TV menyala, maka setiap 20 detik mata anak akan bergerak ke layar sehingga anak kehilangan konsentrasi dalam melakukan aktivitas mereka.
Bukan hanya itu saja, menurut Brown, dengan kondisi TV menyala, seorang anak cenderung pasif dan kurang interaksi, akibatnya kemampuan berbicara mereka akan terganggu.
“Bermain lebih baik untuk perkembangan otak anak ketimbang paparan media elektronik. Jika orangtua tidak dapat aktif bermain dengan anak mereka, maka anak yang seharusnya bermain sendiri dengan orang dewasa yang ada di dekatnya,” sarannya.

Sumber : Kompas

Masuk Kampus ITS Wajib Bersepeda!

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya akan membebaskan areal kampusnya dari lalu lalang kendaraan. Setiap dosen, karyawan, dan mahasiswa dilarang mengendarai mobil atau motor di areal dalam kampus. Kebijakan ini diterapkan untuk menciptakan suasana kampus berwawasan lingkungan, sesuai konsep eco-campus yang tengah digagas ITS. Sebagai alat transportasi, nantinya akan disediakan ribuan sepeda di pintu masuk kampus. Areal kampus harus bebas asap kendaraan. Sementara untuk mobil dan motor akan ditempatkan di areal parkir terpadu.
“Sudah pasti, ITS akan menciptakan budaya bersepeda selama di kampus. Untuk awal nanti, kita sediakan setidaknya 600 sepeda yang bisa dipakai gratis saat masuk kampus,” ujar Achmad Rusdiansyah, Koordinator Eco Campus ITS, Jumat (16/9/2011).
Jumlah tersebut adalah jumlah awal sebelum eco-campus itu benar-benar menjadi budaya. Selanjutnya, sambil berproses, ITS akan menggandeng pihak ketiga untuk menambah jumlah unit sepeda yang khusus dioperasikan di kampus. Rusdiansyah mengakui jumlah yang disediakan belum memadai, mengingat jumlah total warga kampus ITS saat ini sekitar 20.000 orang. Mahasiswa sekitar 18.000 dan sisanya dosen dan karyawan. Namun, mereka tentu tidak berada di kampus dalam satu waktu.
“Mahasiswa cukup menukarkan kartu mahasiswa, sudah bisa ke kampusnya dengan bersepeda. Kita akan awali di areal protokol rektorat dan areal utama lain yang bebas kendaraan,” lanjut Rusdiansyah.
Saat ini juga sudah disiapkan infrastruktur khusus pengguna sepeda, di antaranya pembuatan jalan khusus pengguna sepeda. Jalur khusus ini akan semakin mendominasi jalan di dalam kampus ITS.

Sumber : kompas

“Eco Campus”, Gedung Kuliah ITS Tak Ber-AC”

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya segera mewujudkan kampus yang peduli dan berwawasan lingkungan atau eco campus. Pencanangan eco campus tersebut akan ditandai dengan membuat hutan kampus yang akan digelar Sabtu (17/9/2011) besok. Salah satu komitmen yang akan ditunjukkan adalah, dengan meniadakan pendingin ruangan atau AC di gedung perkuliahan.

“Kami sebisa mungkin menghindari penggunaan AC. Minimal kita akan mengurangi AC dalam setiap gedung di ITS. Nanti kalau hutan kampus makin lebat, tak perlu pendingin ruangan ini,” kata Koordinator Program Eco Campus ITS Achmad Rusdianyah, Jumat (16/9/2011).
Peniadaan AC ini telah dilakukan pada gedung-gedung perkuliahan di kampus PENS ITS. Hampir di semua gedung ini didesain tanpa instalasi pendingin ruangan.
“Buktinya tanpa AC pun, gedung kuliah PENS sejuk. Udara segar masuk melalui fentilasi gedung. Ini ramah lingkungan. Kalau hutan kampus makin bagus, udara makin segar,” tambah Rusdiansyah.
Namun, ia mengakui, langkah non-AC tak mungkin diterapkan di seluruh gedung di kampus tersebut. Akan tetapi, ke depannya, setiap gedung baru ITS tak akan dilengkapi dengan pendingin ruangan.
Konsep “Eco Campus” Pada pencanangan hutan kampus yang akan dilakukan besok, akan dilakukan kegiatan penghijauan dan perluasan hutan kampus yang disebut gugur gunung (G2). Setidaknya 7.000 warga ITS, dosen, karyawan, dan seluruh mahasiswa dilibatkan langsung.
“Kami bermimpi ITS jadi kampus yang berbudaya lingkungan,” kata Rektor ITS Triyogi Juwono, secara terpisah, hari ini.
Hutan kampus yang sudah ada di ITS akan semakin difungsikan berdasarkan fungsi konservasi dan budidaya. Tanaman yang akan dikembangkan adalah tanaman langka seperti juwet, kecacil, gebang, atau jenis tanaman dan pohon langka lain.
Achmad Rusdiansyah menambahkan, GG adalah awal pencangan menuju eco campus ITS. Total lahan ITS 185 hektar harus dimaksimalkan demi kelestarian lingkungan.
“Kami sudah menyiapkan masterplan gedung-gedung perkuliahan di ITS yang berkonsep green building. Seluruh infrastruktur kampus akan berbasis dan berbudaya lingkungan,” jelasnya.
Setidaknya, dalam empat tahun ke depan, infrastruktur yang berkonsep green building itu sudah bisa diimplementasikan di lingkungan kampusnya. Antara lain, seperti desain standar green building, green infrastructure serta sistem drainase yang ramah lingkungan.
Masterplan berbasis eco campus ini diadopsi untuk mencegah pemborosan energi di ITS. Dalam hitungan Rusdiansyah, ITS setiap tahun membayar Rp 6 miliar untuk listrik. Artinya, setiap bulan harus dikeluarkan dana sebesar Rp 500 juta untuk listrik saja.
“Akan banyak program ITS untuk menciptakan budaya lingkungan. Kami akan tempatkan setiap program ecocampus sebagai prioritas. Melestarikan dan membudidayakan lingkungan sehat dan berkelenjutan,” kata Rusdiansyah.

sumber : kompas

7 Hal yang Layak Dibayar Lebih Mahal

Kita memang selalu diingatkan untuk mengeluarkan uang hanya buat sesuatu yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Namun, kadang ada hal-hal yang layak didapatkan meskipun kita harus mengeluarkan uang lebih banyak daripada biasanya. Ingin tahu beberapa di antaranya?

Pelayanan
Sebagai pelanggan, Anda tentu sering menyampaikan komplain kepada perusahaan atas produk yang Anda beli, misalnya karena rincian struk belanja yang tak sesuai dengan yang Anda beli, pakaian yang menjadi rusak setelah di-laundry, dan berbagai macam keluhan lainnya. Karena itu, Anda merasa kapok berbelanja di tempat tersebut, dan memilih menggunakan jasa atau membeli barang di tempat lain. Anda puas karena Anda mendapat layanan yang lebih baik, dan karenanya Anda tak segan mengeluarkan uang lebih banyak untuk layanan tersebut.

Penerbangan langsung
Bayangkan bila Anda harus terbang dari Jakarta ke Jayapura, dan Anda harus transit di Surabaya, Makassar, dan Timika, sebelum akhirnya tiba di Bandara Sentani. Tiketnya memang lebih murah, tetapi waktu tempuhnya lebih lama dan melelahkan. Berbeda bila Anda membeli tiket dari Jakarta langsung ke Jayapura. Ongkosnya tentu jauh lebih mahal, tetapi Anda dapat menghemat waktu dan tenaga. Selain itu, layanan terbang langsung sering kali juga dilengkapi dengan paket makan siang atau makan malam. Hal ini akan sangat berguna bila Anda terbang ke kota tujuan yang jarak tempuhnya sangat jauh.

Pakaian
Terkadang kita harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membuat kebaya di butik desainer terkenal. Kadang-kadang pengeluaran seperti itu pantas kita keluarkan apabila kita memang ingin mendapatkan pakaian yang berkualitas. Misalnya, kebaya untuk dikenakan saat akad nikah atau sakramen pernikahan. Pada kesempatan lain, gaun malam atau setelan resmi lain rancangan desainer juga dapat menambah kepercayaan diri kita, misalnya saat harus bertemu klien penting atau wawancara kerja.

Makan di luar rumah
Walaupun makan di rumah akan sangat menghemat pengeluaran, tetapi tidak salah bila sesekali kita ingin bersantap di restoran. Misalnya, untuk merayakan ulang tahun perkawinan atau mentraktir keluarga dengan gaji pertama Anda di perusahaan impian yang sudah lama Anda incar. Banyak restoran berkualitas yang menawarkan makanan lezat dengan harga yang pantas, dan kita dapat bersantap di sana untuk momen-momen istimewa seperti itu.

Perawatan mobil
Agar mobil kita selalu terlihat baru, dan mesinnya tetap dalam keadaan baik, kita memang harus rajin mencuci mobil, melakukan servis secara rutin, mengganti ban atau oli. Biaya servis tahunan memang cukup mahal, tetapi hal ini sangat berguna bagi kita sendiri. Apabila mobil kita selalu dalam kondisi baik, rasa aman dan nyaman bisa kita dapatkan saat mengendarainya.

Kesehatan
Kesehatan adalah hal terpenting dalam hidup kita. Sebelum Anda dinyatakan sakit dan harus menjalani perawatan khusus, jauh lebih baik bila Anda menjaganya ketika Anda masih sehat. Makan dengan sehat, rajin berolahraga, dan terutama melakukan medical check up setiap tahun akan membuat kesehatan Anda selalu terkontrol. Biaya medical check up memang tidak murah, tetapi jangan berpikir panjang untuk segera melakukannya. Lebih cepat Anda mengetahui problem kesehatan Anda, tentu lebih baik.

Pengalaman
Anda ingat ketika ada atraksi balon udara di mana orang rela membayar jutaan rupiah untuk dapat menikmatinya? Bagi Anda yang tidak tertarik mendapat pengalaman semacam itu, membayar jutaan rupiah tentu Anda anggap menghabiskan uang. Tetapi, orang yang menyukai pengalaman baru akan berkata, “Bisa melihat pemandangan Kota Jakarta dari atas dengan balon udara merupakan pengalaman tak terlupakan dalam hidupku!” Atau Anda rela mengejar konser band favorit Anda di negara tetangga karena band tersebut tidak mempunyai jadwal konser di Indonesia. Kepuasan yang kita dapat karena menyaksikan konser musik berkualitas jauh lebih besar daripada biaya yang kita keluarkan.

Sumber Sekunder : KOMPAS.com 
Sumber Primer : Bundle