[Episode 13_Note for MEP Australia] Berda’wah di Gereja

Written in:
Darling Towers, Melbourne
13 Juni 2012 // 3.21 Melbourne Time

Adam sedang menikmati keindahan danau yang ada di Shepparton.
Foto diambil oleh Lusi pada tanggal 17 Juni 2012.
Dari 3 agenda pada hari kedua ini tanggal 12 Juni 2012, kunjungan yang ketiga sangat memberikan nilai yang luar biasa bagi saya. setelah selesai dari La Trobe University, kami mengunjungi Prof. Ismail Albayrak di Universitas Katolik Australia.

Prof. Ismail adalah Fathullah Gulen Chair in the Study of Islam and Muslim-Catholic Relations di Fakultas Theology and Philosophy di Australian Catholic University, Melbourne. Bagi saya ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk bertemu, berdiskusi langsung dengan Professor yang “berda’wah” kepada mahasiswa-mahasiswa yang beragama Katolik.  Beliau sangat ramah, atensinya sangat penuh ketika kita diskusi, sangat menghargai pendapat, dan murah senyum. Bicara soal kompetensi, sudah pasti tidak diragukan lagi.

Sudah menjadi biasa apabila kita melihat ada Ustad yang berceramah di Mesjid dan Menasah, Dosen mengajar di STAIN, IAIN, UIN, atau ITB, UI, UGM, dan sejenisnya, namun yang ini sungguh berbeda, Prof Ismail mengajar tentang Islam di pusat katolik dimana salah satu out-putnya adalah menciptakan pendeta/pastur.

Adam dan Prof. Ismail Albayrak saat mengunjungi kantornya di Australian Catholic University.
Photo diabadikan oleh Mas Zainal tanggal 12 Juni 2012.
Tentu saja akan menjadi tantangan tersendiri bagi Professor Ismail, namun Alhamdulillah dia malah mendapat tempat penting di Universitas tersebut. Bagi saya inilah praktek toleransime yang sesungguhnya. Tidak ada diskriminasi sedikitpun menurut testimony Pak Prof. dan inilah esensi dari nilai-nilai pluralism dan toleransi itu sendiri.

Kalau kita bisa mengajar Agama di surau, balai atau pesantren dan dayah sudah sombong dan mengaggap kita paling taat dan baik sehingga masyarakat harus patuh dengan apa yang kita katakan, namun coba lihatlah ketekunan, keuletan, kemampuan Profesor Ismail Albayrak yang berdakwah langsung di “rahim” dimana pendeta dan pastor dilahirkan. Karenanya tidak berlebihan, kalau saya menyebutkan “Berda’wah di Gereja”.

Semoga Bermanfaat!

Group Picture dengan Prof. Ismail Albayrak pada tanggal 12 Juni 2012.
Ada Dr. Eeqbal Hassim yang menjadi host selama kami di Melbourne (1 kiri).