[Episode 21_Note for MEP Australia] You’re the product of the Environment!

Written in:
Darling Towers, Melbourne
Jum’at 15 Juni 2012 // 23.42 Melbourne Time

Photo di Depan Parlement House di Canberra.
Photo diabadikan oleh Lusi tanggal 19 Juni 2012.
Pada hari kelima program Muslim Exchange Program di Melbourne, kita melakukan banyak kegiatan dengan berkunjung juga seperti hari-hari sebelumnya.  Pada pagi hari dimulai dengan kunjungan ke Professor Abdullah Saeed, dia adalah Sultan of Oman Professor of Arabic and Islamic Studies. Dia juga Direktur National Center of Excellence for Islamic Studies (NCEIS). Selanjutnya dengan Dr Michael Ewing, dia adalah Indonesian Convenor. Kedua orang penting ini bekerja di bagian Asia Institute, Sydney Mayer Asia Center di Melbourne University.Terus setelah makan siang dengan menu yang sangat menguntungkan bagi saya, karena dapat warung Indonesia yaitu ES TELLER dengan makanan pesanan saya Nasi Goreng Seafood, kami shalat jum’at di Musallah kampus Melbourne. Senang rasanya, khatibnya ternyata orang Indonesia…Bapak Nu’im kok gak salah namanya!

Next, kita berjumpa dengan BRIDGE Project Team di Asia Education Foundation. Pertemuan ini sangat special bagi saya, karena konsentrasi diskusinya seputar pendidikan. Sebagai orang yang konsern di Pendidikan, tentu saja bagi saya ini sangat menyenangkan. Terlebih lagi, Bonnie Hermawan yang menerima kita sangat banyak memberikan informasi-informasi penting tentang program-program yang bisa kami ikut partisipasi. Dan inilah salah satu manfaatnya, kita punya link international. Bahkan kedutaan Australiapun, Mbak Angky dari Public Affair siap memberikan informasi ke kita. Luar biasa Mbak Angky…thanks ya!!!

Nah sore harinya kami berdiskusi banyak dengan Brother Nail Aykan Sebagai General Manager di Islamic Council of Victoria (ICV) West Melbourne. Nail memberi banyak informasi tentang apa saja yang sudah dilakukan oleh ICV. Mulai dari penanganan haji sampai dengan pembinaan orang-orang Muslim di penjara. Mulai dari masalah mua’laf sampai dengan Isu-isu krusial yang dihadapi oleh masyarakat Muslim di Australia, Indonesia, dan Dunia dari berbagai perspektif.

Brother Nail mempunyai pengetahuan yang sangat luas dan dia juga sangat mempunyai strong sense of humorist. Ada yang menarik buat dari statemen dia, bahwa Kita adalah Produk dari Lingkungan kita (You’re the product of the environment). Artinya kita hari ini tidaklah sepenuhnya karena kita, namun juga sebagian besar dipengaruhi oleh lingkungan kita.

Cata kita berpikir, radikal, ektrimis, konserfatif, modern, itu sangat ditentukan dari lingkungan kita. Seberapa Terbuka, toleransi, pluralism, dan open-minded kita juga tidak bisa dipisahkan dari pengaruh lingkungan kita.

Photo dengan Struan Jones (dua kiri). Struan adalah salah satu Host kami di Melbourne.
Photo diabadikan oleh Mas Ridha tanggal 15 Juni 2012 di Es Teller di dekat Uni Melbourne.
Pelajaran pentingnya bagi saya dan anda dalam catatan kali ini adalah untuk pandai-pandai memilih lingkungan. Teman kuliah, teman sekolah, teman kerja, teman di media sosial sekalipun harus mampu kita filter dengan baik. Seyogianya filter itu ada dalam diri kita sendiri, jadi apapun pengaruh dari luar tetap akan mampu kita saring. Namun yang jadi masalah, bagi yang masih labil mungkin akan mudah terpengaruh. Karena belum mempunyai pendirian dan pemikiran yang matang.Untuk itu, silakan kita bergaul dan berinteraksi dengan siapapun, tapi jangan lupa bahwa cara kita berpikir, bertindak, merespon sesuatu, dan sebagainya tidak lepas dari apa yang kita terima dari lingkungan kita, apakah itu lingkungan terdekat yaitu keluarga maupun kolega, teman ngopi, teman ngenet, dan sebagainya. Kalau baik mereka, maka kebaikan itu juga akan tertular ke kita, begitu juga sebaliknya, keburukan-keburukan di lingkungan kita lambat laut akan mempengaruhi kita juga. Karena sekali lagi bahwa YOU’RE THE PRODUCT OF ENVIRONMENT!

Semoga Bermanfaat!

Group Picture dengan Nail Aykan (Tengah barisan belakang) di ICV.
Photo diambil oleh Struan Jones tanggal 15 Juni 2012.