[Episode 5_Note for MEP Australia]_Prepare Tomorrow, Today

Written in:
Jakarta, 10 June 2012 // 2.39 WIB.

Photo tersebut diambil di Kawasan The University of Melbourne.
Photo diambil oleh Mas Zainal pada tanggal 15 Juni 2012.
Setelah mengikuti briefing hari jum’at tanggal 8 Juni 2012 di Kedutaan Australia Jakarta, saya mendapatkan info kalau kota Melbourne sebagai salah satu tujuan program Muslim Exchange ini cuacanya super dingin, bahkan bisa mencapai 2 derjat. Wow…………….what’s the extremely cool weather for me???

Bagi saya yang memiliki berat badan minus 50 KG,,hee…jadi malu…kok kurus banget saya ya??hampir semua kawan-kawan lama yang saya jumpai bertanya “Adam, kenapa kamu kurus banget?”..to be honest, agak minder kadang2,tapi ya apa daya, ini adalah rahmat Allah, ambil sisi positifnya aja, Alhamdulillah saya jarang sakit.
Kok malah keluyuran kemana-mana ni ya???
OkeKeKeKe….

Buat saya musim semi aja dulu di Amerika pada tahun 2010 sudah sangat dingin, apalagi sekarang musim dingin dan tidak sembarang dingin lhoe, mencapai 2 derajat, jangan2 bisa saja sampe minus kan? Oh my godddddddddddddddddd…gimana ni!!! (Dan bahkan ternyata sempat minus 4 ketika berada di Canberra, edit waktu posting di blog)..

Di sisi lain, programnya sangat padat banget dan mobile banget..sangat banyak agendanya. Mulai jam 8 pagi sampai dengan 6 sore, bahkan ada yang malam pas dinner sambil ada pertemuan. Wow…….full day kan??tentu saja akan sangat membutuhkan stamina dan kesehatan yang prima, terus bagaimana dong kalau cuaca dingin bisa mempengaruhi kesempurnaan program ini bagi saya???semoga saja Allah memberikan saya yang y terbaik…ehmm…be positive thinking man…amin…

Well..sabagai salah satu caranya adalah mencari Winter Jacket yang setebal-tebalnya yang dipakai khusus untuk daerah yang ada musim dingin ditambah dengan shawl, penutup kepala, kaus kaki, dan sarung tangan plus dalaman khusus (Long Jhon) untuk membantu menghangatkan.

Hari ini (sabtu tanggal 9 Juni 2012) saya alokasikan waktu khusus untuk mencari perlengkapan tersebut, disamping obata-obatan dan beberapa keperluan lainnya. Setelah keliling di beberapa pasar dan mall di Jakarta, sampai dengan sore hari saya belum juga mendapatkan semua kebutuhan yang saya inginkan. Bahkan ketika saya menuliskan ini saya masih khawatir kalau besok saya tidak sempat mencarinya lagi.

Ditambah lagi, baju baru aja Saya cuci tadi jam 10 Malam terus harus seterika besok siang, sedangkan mall-mall di Jakarta biasanya dibuka sekitar jam 10 pagi. Woow….akan sangat terburu-buru besok karena berangkat kebandara habis asar.

Akibatnya saya terpaksa harus merepotkan kakak saya tercinta, Kak Fitri. Semoga saja besok dia berkenan untuk menemani saya mencari keperluan-keperluan tersebut. Meskipun saya tau kalau dia super ekstra sibuk dengant tanggung jawabnya sebagai Ketum Kohati PB HMI dan Komisari PIM Aceh. Meskipun demikian, dengan sangat terpaksa saya harus mengajak dia mencari kebutuhan-kebutuhan ini. Semoga saja dia mau, dan Allah memberikan kemudahan. Amin…

Kalau sudah genting seperti ini, saya baru belajar betapa pentingnya “Persiapan yang Matang”, jangan Meremehkan hal-hal kecil, jangan suka menunda. Awalnya saya pikir bisa saya andalkan jacket yang sudah ada yang menurut saya lumayan tebal untuk katagori musim dingin Indonesia, atau kalaupun harus beli saya bisa cari di Jakarta saya pikir.

Namun faktanya, toh sekarang sudah sangat keburu. Padahal 2 minggu terakhir saya bolak-balik di Jakarta dan agendanya tidak terlalu padat. Kalau saya mau cari kebutuhan-kebutuhan tersebut dari kunjungan sebelumnya ke Jakarta mungkin tidak perlu khawatir lagi sekarang. Tapi itulah saya, suka menunda..semoga saja anda para netters, readers, dan bloggers bisa belajar dari pengalaman saya ini.. memang terkesan remeh temeh, tapi ini fatal lhoe…bayangkan kalau saya tidak punya penghangat badan seperti jacket dan dalaman plus kaus kaki dan sarung tangan, what happen then???pasti worst kan???….

Untuk kondisi seperti ini, saya punya quote menarik “Prepare Tomorrow, Today!”…siapkan untuk hari esok, hari ini. Artinya jangan suka menunda. Atau dapat pula kita interpretasikan secara lebih luas, bahwa perlu memikirkan masa depan secara lebih matan-matang agar tidak menyesal. Lebih luas lagi kita bisa menterjemahkannya bahwa Negara ini perlu memikirkan untuk generasi esok, perlu adanya regenerasi, untuk itu tidak boleh serakah apalagi dalam menggeksplorasi sumber daya alam. Sekali lagi PREPARE TOMORROW, TODAY!.

Semoga Bermanfaat ya!!!

Photo diambil tanggal 14 Juni 2012
pada saat kami mengunjungi Migrant Resource Center di Kawasan Dandenong, Melbourne.
Selain rombongan MEP, ada Bill Collopy yang menyambut kami di MRC.