Informasi Beasiswa LPSDM Aceh Tahun 2014 plus Catatan Reflektif

 
Kegiatan Belajar English by Nature-Plus Institute

Kegiatan Belajar English by Nature-Plus Institute

Note >>>

 
Beasiswa dari Pemerintah Aceh yang dikelola oleh Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Provinsi Aceh adalah beasiswa rutin yang disediakan oleh Pemerintah Aceh sebagai salah satu upaya untuk memajukan Aceh dan Indonesia pada umumnya. Beasiswa ini sudah berlangsung semenjak tahun 2005.  Saya yakin sistem pengelolaan beasiswa untuk mencerdaskan aneuk nanggroe ini terus membaik seiring dengan pembenan manajemen LPSDM.
Untuk persyaratannya tahun ini lebih ketat-terutama dari segi kemampuan bahasa. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masyarakat Aceh yang ingin mendaftar tahun ini harus yang sudah siap untuk melanjutkan study, artinya kalau lulus seleksi-yang bersangkutan tidak harus dikarantina untuk menempa kemampuan bahasa Asing (Inggin dan Arab). Asusmsi Saya LPSDM memiliki dua pertimbangan kenapa LPSDM tidak memfasilitas program Pembakalan bahasa dalam waktu yang lama seperti biasanya; [1] LSPDM tidak punya dana [2] LPSDM hanya ingin menyeleksi orang-orang yang sudah bermasalah lagi dari segi bahasa.
Apapun pertimbangan pihak Pemerintah Aceh, Saya yakin beasiswa untuk mencerdaskan aneuk nanggroe ini akan terus semakin kompetitif seiring waktu. Untuk itu, jika anda punya keinginan atau impian untuk melanjutkan study, terutama ke Luar Negeri, jalan satu-satunya adalah mempersiapkan diri anda, terutama mempesiapkan kemampuan bahasa asing, khususnya Arab dan Inggris. Kalau anda hanya ‘panas’ dan ‘sibuk’ ketika beasiswa itu diumumkan dan setelah itu semangat anda menghilang seiring angin menghembus, Saya takut keinginan untuk study hanya ada di dalam pikiran anda dan hanya impian yang membuat anda terus menderita, bukan malah membuat anda termotivasi untuk belajar.
Karena proses pembentukan kemampuan Bahasa membutuhkan waktu, yakinlah tidak ada lembaga atau orang di manapun yang bisa men sin-sa-la-bin otak anda dari Big Zero dan mahir ber cas cis cus dalam 2 atau 3 minggu. It takes time and process- you have to sacrifice both time and materials. Kalau anda sudah memiliki kemampuan bahasa yang sudah siap untuk melanjutkan study-saya yakin hanya masalah waktu, anda akan memegang tiket dan berangkat. Intinya, sekarang anda mau bergerak dan memulai melakukan sesuatu yang bisa mendekatkan diri anda dengan mimpi anda atau tetap duduk di warung kupi dan menceritakan impian-impian anda kepada orang-orang. Sudah cukup orang-orang menanam padi atau cabe di warung kopi, jangan anda tambahkan lagi dengan menanam cita-cita kuliah di luar negeri.
Terakhir, buat kawan-kawan yang tinggal di seputaran Aceh Utara dan Lhokseumawe, kalau anda punya keinginan untuk belajar Bahasa Inggris baik TOEFL (Test of English as Foreing Language) maupun General English, Plus Institute menyediakan layanannya. Plus Institute adalah lembaga kursus bahasa Inggris rintisan Saya bersama kawan-kawan yang melihat bahwa menguasai bahasa Asing (Bahasa Inggris) tidak hanya sekedar ‘sunnah’ tetapi kami melihatnya sesuatu yang wajib-it is a must- kalau anda ingin berkompetisi memperebutkan beasiswa atau study di luar Negeri, tentu tidak terbatas untuk kerja. 
Kalau anda tertarik, silakan datang langsung ke Plus Institute Lhokseumawe dengan alamat:

Rahmania Foundation-SEPAKAT Training Center

Blang Panyang-Muara Satu, Lhokseumawe

(Sekitar 200 M dari SPBU Blang Panyang dari Lhokseumawe)
Call/SMS ke : 0823-6758-3491 (Ms. Cut Erni)

                          0852-6024-3140 (Sir Bahrul Walidin)

So…silakan anda pikirkan ulang, kalau anda menganggap postingan ini hanya sekedar promosi, maka abaikan saja. Tapi Saya yakin satu hal bahwa SIAPA yang MENANAM, DIA lah yang MEMETIK. Kalau anda tidak tanam tapi anda memetiknya, itu namanya MENCURI.he…*Peace Man*.
Yakinlah, tidak ada usaha baik itu yang rugi,  apalagi sia-sia. Anda belajar bahasa Inggris, mengorbankan waktu dan uang, maka itu adalah investasi untuk masa depan anda. Mewujudkan harapan butuh usaha dan pengorbanan serta strategi.  Tahun ini anda berkorban, fokus belajar belajar, mempersiapkan kemampuan Bahasa sambil mencari informasi tentang Negara, Universitas, Jurusan dan informasi-informasi sejenisnya—tahun depan anda mendaftar dengan kemampuan nilai IELTS 6.5 atau TOEFL 550 di tangan. Pada saat itulah anda akan merasakan kenikmatan dan investasi anda akan terbayar. Tapi, kalau tahun ini anda membaca Informasi beasiwa ini, anda mengeluh tidak bisa mendaftar karena tidak punya sertifikat TOEFL atau IELTS, Saya yakin tahun lalu anda juga melakukan hal yang sama, dan yakinlah tahun-tahun ke depan, anda juga akan menderita dan mengeluh hal yang sama. Tidak berbeda.
 
Selamat berjuang bagi yang ingin bergerak dan selamat mengeluh untuk anda yang duduk menunggu.
 
Salam Hangat,
-Adam-
AAS/ADS Awardee 2014/15
Salah Satu Event Plus Institute 'Dream to Study Abroad'.

Salah Satu Event Plus Institute ‘Dream to Study Abroad’.

****

Ini adalah Informasi Beasiwa LPSDM Tahun 2014.

Pemerintah Aceh melalui Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh kembali membuka kesempatan kepada putra-putri Aceh untuk memperoleh beasiswa melanjutkan pendidikan S2 dan S3 ke 21 negara.

Cuma, beasiswa ini hanya bagi mereka yang sudah memiliki bukti kemampuan berbahasa Inggris, maupun bahasa Arab (khusus untuk negara-negara Timur Tengah) dengan skor sesuai dengan negara tujuan yang dipilih, di samping telah memiliki unconditional Letter of Acceptance (surat penerimaan dari kampus) pada tahun 2014.

Informasi itu disampaikan Wakil Koordinator LPSDM Aceh, Dr Suraiya IT MA kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (22/8) sore, menyusul dipublikasinya secara resmi info tentang penawaran beasiswa itu melalui laman LPSDM, kemarin siang. Adapun bukti kemampuan berbahasa asing yang dibutuhkan untuk bisa lulus dalam seleksi calon penerima beasiswa ini, kata Suraiya, adalah 550 (TOEFL) ITP, 6.5 (IELTS), dan 80 (IBT).

Suraiya mengingatkan, permohonan dibatasi hanya untuk satu negara tujuan. Pemohon diharuskan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang diadakan LPSDM dan perguruan tinggi penyelenggara atau pihak yang ditunjuk LPSDM.

Beasiswa yang disediakan kali ini, kata Suraiya, antara lain untuk bidang-bidang yang diprioritaskan, sesuai dengan kebutuhan Aceh. Misalnya, kajian Islam, perbandingan agama, ekonomi, sains, kesehatan, kebijakan publik, teknik, pendidikan, bisnis, kehutanan linguistik (English), perkapalan, navigasi, ilmu sosial, politik, arkeologi, teknik, dan pariwisata.

Adapun negara-negara tujuan untuk melanjutkan studi S2 dan S3 yang ditawarkan LPSDM tahun ini adalah Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, Netherland, Spanyol, Rusia, Swedia, Turki, Qatar, Mesir, Sudan, Tunisia, Maroko, Yordania, Jepang, Taiwan, Thailand, Australia, Malaysia, dan Selandia Baru.

 

Sumber: Serambi Indonesia

Informasi lebih lanjut, silakan berkunjung ke lama LPSDM atau Klik di SINI