Pearson Test of English Academic dan Kapitalisasi Bahasa

Kini kita punya pilihan PTE untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris selain TOEFL dan IELTS yang sudah terlebih dahulu hadir di Indonesia. Hari ini (11/7) Grand Launching PTE Indonesia dilakukan di IALF Jakarta. Sama seperti IELTS dan TOEFL iBT, PTE juga diterima di banyak negara berbahasa Inggris baik untuk kuliah/study, kerja atau migrasi. Semenjak di launching pada tahun 2009, katanya sudah ada 50 negera dan 500 institusi yang mengakui dan menerima PTE. Di antaranya ada USA, UK, Australia, Kanada dan New Zealand.

PTE adalah computer based test tapi bukan online test, jadi tidak bergantung kepada jaringan internet. Yang membedakan PTE dengan kompetitornya diantaranya adalah:

  • Bisa booking sampai dengan 24 jam sebelum jadwal test (selama ada seat)
  • Hasilnya bisa didapatkan dalam 5 hari kerja. Artinya jika anda mendaftar beasiswa, anda punya kesempatan bisa
  • Harga tesnya juga sedikit lebih murah dibandingkan dengan IELTS dan TOEFL iBT—yaitu $180USD
  • Dan….jadwal tesnya lumayan relatif lebih banyak pilihan. Indonesia baru memiliki tiga test centre yaitu IALF Jakarta (3 x seminggu), IALF Surabaya (6 x seminggu) dan Pontianak (2 x seminggu).

Informasi dan jadwal tesnya bisa dilihat di http://www.ialf.edu/pearson-PTE-academic.html

Informasi tentang PTE lebih lanjut bisa dibaca di sini http://pearsonpte.com/

***&&&***

Dunia per-TES-an Bahasa Asing, terutama untuk Bahasa Inggris adalah a big business yang mendatangkan banyak manfaat dan profit. Ada lembaga yang menyelenggarakan tes, pembuat soal, pengawas tes, dan pemeriksa tes. Selain itu, butuh trainer, ada lembaga kursus yang menawarkan kursus/persiapan—semuanya terlibat dalam bisnis ini. Dalam banyak aspek, menurut saya, Indonesia masih menjadi market tempat ‘mereka’ mengambil keuntungan. Mungkin jika one day, Bahasa Indonesia dibutuhkan secara internasional, kita bisa menjadi aktor. Mungkin ya…..anyway, tempo hari pernah ada policy (Permenaker No.16 Tahun 2015) yang mengatur tentang syarat kemampuan Bahasa Indonesia bagi tenaga kerja Asing apabila ingin kerja di Indonesia, tapi sekarang sudah dihapus dengan alasan akan mempersulit tenaga kerja asing masuk ke Indonesia yang berakibat menghambat investasi. Ya sudah lah ya…..kalau orang melihatnya dari aspek profit dan market…kita melihatnya dari aspek kemudahan dan hambatan..sama-sama menguntungkan sih, cuma yang satu menguntungkan mereka dan yang satu lagi merugikan kita…anyway, at the end of the day…it is only a matter of perspective.

http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt55dabf7c14f38/kewajiban-bahasa-indonesia-bagi-tka-dihapus–jokowi-dinilai-abaikan-uu

 

Leave a Comment.